Politik Pemerintahan

Rehabilitasi 26 Gedung SD di Bojonegoro Dianggarkan Rp 19 M

Bojonegoro (beritajatim.com) – Pada 2020 Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Bojonegoro mengalokasikan anggaran sebesar Rp 19 miliar untuk rehabilitasi gedung sekolah dasar (SD) sederajat.

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Bojonegoro Welly Fitrama mengatakan, untuk rehabilitasi gedung SDN ada 26 paket dengan total pagu Rp19 Milyar. Serta rehab gedung Madrasah Ibtidaiyah (MI) dua paket dengan pagu Rp 946 juta.

Sementara, pembangunan baru gedung SDN ada 21 paket dengan pagu Rp 10 miliar, Pembangunan MI ada 4 paket dengan pagu Rp 3 Miliar lebih. Anggaran pembangunan maupun rehab gedung SD sederajat itu juga berasal dari DBH Migas Pendidikan yang diterima Pemkab Bojonegoro. “Anggaran tersebut sudah dipasang didalam APBD 2020 berdasarkan usulan tahun 2019 lalu,” ujarnya, Jumat (14/2/2020).

Terpisah, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro Kuzaini, mengaku tidak hafal dengan anggaran pendidikan di Bojonegoro, termasuk pembangunan sekolah rusak. “Saya tidak hafal,” ungkapnya.

Sementara diketahui, Dana Bagi Hasil Minyak dan Gas Bumi (DBH Migas) Pendidikan yang diterima Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro tahun 2020 senilai Rp 4 miliar. Jumlah tersebut sesuai besaran 0,5 persen dari total DBH Migas tahun 2020 sebesar Rp 965 miliar.

Kepala Badan Pendapatan Bojonegoro, Ibnu Soeyoeti mengatakan pembagian program penggunaan DBH Migas Pendidikan yang diterima tersebut kemudian menjadi kewenangan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda). “Anggaran itu dikemanakan, Bappeda yang berwenang. Sekaligus menghitung besaran DBH Migas pendidikannya,” imbuhnya. [lus/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar