Politik Pemerintahan

Realisasi DD 2019 di Sampang Tak Sepenuhnya Tuntas

Nasafi dan Aulia Rahman saat berada di ruang komisi 1 DPRD Sampang, Senin (20/1/2020).

Sampang (beritajatim.com) – Realisasi Dana Desa (DD) tahun 2019 di Kabupaten Sampang, tidak sepenuhnya tuntas. Pasalnya, masih terdapat sejumlah desa yang belum menyelesaikan pengerjaan pembangunan hingga melampaui tahun anggaran.

Dengan kondisi itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat berjanji dalam waktu dekat akan turun ke lapangan. Tujuannya, untuk melihat secara langsung, pengerjaan program yang didanai dari DD.

Ketua Komisi I DPRD Sampang, Nasafi mengatakan, berdasarkan laporan dari DPMD setempat, progress realisasi DD 2019 sekitar 98 persen, karena masih ada beberapa desa yang belum selesai.

Pihaknya berjanji, akan segera menindaklanjuti, terkait masih adanya kegiatan DD yang belum selesai itu. Bahkan, DPMD beralasan masih menunggu hasil audit BPK, tetapi untuk pengawasan tetap dilakukan.

“Kemungkinan dalam minggu-mingu ini sudah bisa turun lapangan, untuk melihat realisasi DD, tetapi pastinya masih kita rapatkan di internal komisi dulu,” terangnya, Selasa (21/1/2020).

Di tempat yang sama, Sekertaris Komisi I DPRD Sampang, Aulia Rahman menambahkan, realisasi DD di Sampang tidak hanya soal ada yang melampaui deadline. Tetapi juga adanya rumor terkait penarikan dana pertisipasi (Fee) yang disetorkan kepada oknum.

“Kami juga mendengar rumor di masyarakat, bahwa adanya penarikan fee dalam DD ini, maka dalam waktu dekat ini kita akan turun langsung ke desa,” tandasnya. [sar/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar