Politik Pemerintahan

Ratusan Pendukung dan Relawan Fandi Utomo Bagikan Tote Bag di Pasar Tradisional

Surabaya (beritajatim.com) – Sampah masih menjadi persoalan utama di kota-kota besar. Tak Terkecuali di Surabaya. Bahkan dalam sehari, Kota Pahlawan menghasilkan sampah plastik sebanyak 400 ton.

Berangkat dari permasalahan itu, Caleg DPR RI asal PKB untuk Dapil Jatim 1 Surabaya-Sidoarjo dengan nomor urut 3 Ir. Fandi Utomo terus mendorong segenap pendukung serta relawannya agar memberikan edukasi ke masyarakat tentang bahaya sampah plastik.

“Terbaru, keberadaan sampah plastik terbukti mengancam keberlangsungan ekosistem. Di Wakatobi, ditemukan paus yang mati terdampar. Dalam perut paus sepanjang 9,6 Meter itu ditemukan  sampah plastik yang jumlah cukup besar yakni sekitar 5,9 Kg,” kata Fandi Utomo.

Untuk itu, ratusan relawan serta pendukung Fandi Utomo melakukan pembagian tote bag di Pasar Tradisional secara cuma-cuma kepada para pengunjung pasar.

“Seperti kata Pak Fandi Utomo, Penggunaan tote bag bisa menjadi salah satu metode untuk melakukan diet sampah plastik demi lingkungan yang lebih baik. Kenapa harus tote bag? Pertama, ramah lingkungan. Kedua, praktis dan efisien. Ketiga, hemat. Keempat, portabel. Kelima, aman,” kata Fauzi, salah satu koordinator pendukung serta relawan Fandi Utomo.

Sontak saja, aksi mereka yang membagikan ribuan tote bag itu menyita perhatian segenap pengunjung serta pedagang di Pasar Soponyono. Aksi positif ini pun mendapatkan tanggapan yang positif. “Sepakat saya sama Pak Fandi ini,” kata Hasmia, salah seorang pengunjung di pasar itu.

“Harusnya ya memang sudah tak boleh lagi sering-sering pakai plastik. Kalau pakai tote bag, itu jadi lebih praktis. Modelnya juga oke dan gampang dicuci jadi bisa dipakai berulang-ulang,” pungkasnya. [ifw/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar