Politik Pemerintahan

Rapimpus GM FKPPI Apresiasi Pemerintahan Jokowi

Surabaya (beritajatim.com) – Rapimpus IV Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI/Polri (GM FKPPI) telah berlangsung selama tiga hari, 15-17 Februari 2019 di Hotel Lor In Sentul, Bogor.

GM FKPPI memberikan apresiasi kepada Presiden Jokowi, karena selama empat tahun lebih pemerintahan telah memberikan perhatian yang cukup kepada keluarga besar TNI/Polri.

Ketum GM FKPPI, Hans Havlino Silalahi melalui rilisnya kepada media, Minggu (17/2/2019) menjelaskan, bahwa situasi hubungan antar institusi di era Pemerintahan Presiden Jokowi berlangsung lebih harmonis.

“Perhatian terhadap rumah murah untuk prajurit dan purnawirawan juga telah Presiden Jokowi berikan. Kenaikan gaji pensiun untuk veteran di era Presiden Jokowi juga merupakan suatu penghargaan yang direspon sangat bagus oleh para pejuang kemerdekaan,” tegasnya.

Hans juga memberikan apresiasi atas pemekaran jabatan TNI yang dilakukan Presiden Jokowi yang secara langsung membesarkan kekuatan dan profesionalitas jajaran TNI, dan berharap perhatian Presiden Jokowi kepada keluarga besar TNI/Polri, khususnya purnawirawan dan veteran semakin besar. “Saya menutup Rapimpus IV GM FKPPI ini dengan mengutip ‘Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para Pahlawannya’.” katanya.

Ketua GM FKPPI Jatim, Ir R Agoes Soejanto menambahkan, Rapimpsus ini dihadiri Dewan Penasehat dan Pengurus Pusat GM FKPPI, Pengurus Daerah GM FKPPI dari seluruh wilayah Indonesia dan undangan lainnya.

“Dalam arahannya, ketua umum tadi menyampaikan bahwa Rapimpus IV GM FKPPI ini sangat strategis dan penting mengingat 2019 adalah tahun politik di mana tepat 60 hari lagi diselenggarakan Pemilu 2019. Sebuah pemilu serentak pertama dengan lima jenis surat suara di TPS,” jelasnya.

Rapimpus IV GM FKPPI berlangsung dinamis dan menghasilkan kuputusan-keputusan penting baik untuk internal organisasi maupun untuk eksternal yang akan diteruskan kepada pembina organisasi yang adalah Panglima TNI, Kapolri, Ketua Pepabri, KASAD, KASAL, dan KASAU.

Beberapa poin penting rekomendasi eksternal diwujudkan dalam pernyataan sikap. Di antaranya adalah GM GKPPI tetap mengutamakan independensi, netralitas, kemandirian dan tetap setia pada garis perjuangan visi misi TNI/Polri.

Kemudian, GM FKPPI mendukung pelaksanaan Pemilu 2019 yang sejuk, tanpa kekerasan dan ujaran kebencian. Dalam hal ini juga ditekankan mengecam keras penyebaran berita bohong (hoaks), isu SARA dan politisasi tempat ibadah serta lembaga pendidikan.

Dan, GM FKPPI mendesak Kapolri untuk melakukan tindakan tegas terhadap semua pihak atau otak penyebar berita bohong (hoaks) demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di Pemilu 2019.

Ketum GM FKPPI Hans Havlino Silalahi menekankan dengan tegas kepada seluruh jajaran untuk tidak bergeser seujung rambutpun dari arah peran, visi dan misi yang diemban TNI/Polri dalam konteks Pemilu 2019. Yakni, menjaga netralitas organisasi untuk tidak ditarik-tarik dalam kepentingan politik sesaat.

“Secara organisasi, GM FKPPI netral dan independen, tetapi juga merupakan hak bagi pribadi-pribadi kader untuk tetap beraktualisasi, baik melalui partai politik maupun relawan-relawan yang ada, sejauh menjaga marwah panji dan simbol-simbol organisasi untuk tetap netral dan independen,” pungkasnya. (tok/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar