Politik Pemerintahan

PWI-JTV Gagas Diskusi Publik Melalui Program ‘Spektrum Pamekasan’

Pamekasan (beritajatim.com) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan kembali menggagas rutinitas diskusi publik melalui program ‘Spektrum Pamekasan’, demi memberikan pendidikan publik bagi warga masyarakat khususnya di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam.

Dalam kegiatan tersebut, organisasi profesi para insan pers bekerja sama dengan JTV Madura, sekaligus dituangkan dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU) yang ditanda tangani kedua belah pihak, Kamis (8/8/2019) lalu.

“Ini merupakan bagian dari kontribusi PWI Pamekasan, sebagai organisasi profesi wartawan. Kami memandang perlu memberikan kontribusi melalui pendidikan melek media bagi masyarakat, juga sebagai salah satu pelaksanaan misi media, yakni pendidikan publik,” kata Ketua PWI Pamekasan, Abd Aziz, Selasa (13/8/2019).

Pihaknya menyampaikan program tersebut nantinya akan digelar rutin setiap Kamis, dengan membahas persoalan aktual yang terjadi di Pamekasan. Bahkan juga melibatkan pihak terkait sebagai perwakilan masyarakat maupun pejabat publik sebagai pemangku kebijakan.

“Program ini kami harapkan bisa memberikan kontribusi positif dalam mewujudkan cita ideal Pamekasan kedapan, salah satunya demi mewujudkan kesadaran publik melalui program melek media. Kami juga sangat yakin program ini sangat mendidik sekaligus menambah wawasan bagi masyarakat,” ungkapnya.

Seperti kegiatan perdana yang membahas seputar ‘Penanggulangan Bencana Terintegratif di Kabupaten Pamekasan’, yakni melibatkan pihak BPBD Pamekasan, Dinas Sosial (Dinsos) hingga perwakilan Komisi IV DPRD setempat. “Jadi kegiatan ini merupakan salah satu wujud nyata dalam mendorong penguatan peran pers sebagai pilar demokrasi,” tegasnya.

Sementara Direktur JTV Madura, Ahmad Soleh menyatakan kerjasama dengan PWI Pamekasan sebagai wujud tanggungjawab sosial media penyiaran dalam membangun Pamekasan yang lebih baik melalui sisi media. “Kami menyadari era keterbukaan publik seperti saat ini, peran media ikut serta menentukan arah dan tujuan pembangunan,” jelasnya.

“Pembingkaian media melalui penyiaran juga akan berpengaruh terhadap terlaksananya program pembangunan, tidak terkecuali di kabupaten Pamekasan. Sehingga melalui program ini, kami ingin memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang terjadi di Pamekasan,” pungkasnya. [pin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar