Politik Pemerintahan

Problem Cuma Logistik, Tak Perlu Pungut Suara Ulang

Ketua Bawaslu Jember Tobroni

Jember (beritajatim.com) – Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Jember, Jawa Timur, tidak mengeluarkan rekomendasi untuk mengeluarkan pemungutan suara ulang. Sejumlah persoalan lebih pada kekurangan logistik.

“Pemungutan suara ulang harus terpenuhi unsurnya, seperti apabila satu orang memiliki lebih dari satu surat suara. Sejauh ini belum ada yang seperti itu. Hanya keluhannya di rekap C1 plano dan C1 salinan,” kata Ketua Bawaslu Jember Tobroni Pusaka.

Keluhan lain juga terkait dengan kekurangan surat suara pemilih. “Di Kecamatan Sumbersari, kekurangan surat suara teratasi dengan meminta surat suara ke TPS-TPS sebelah yang masih punya sisa, seperti di TPS 50, 100 orang pemilih sudah terakomodasi. Tapi pencoblosannya lebih dari jam satu. Tapi yang penting sudah terakomodasi,” kata Tobroni.

Sejumlah persoalan memang muncul saat Hari-H pemungutan suara, Rabu (17/4/2019). Sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) di Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur kehabisan surat suara. Padahal ada pemilih yang belum terlayani, termasuk mahasiswa-mahasiswa yang punya formulir A5.

Proses rekapitulasi juga tak ada perselisihan. “Sejauh ini yang jadi masalah adalah logistik. Ada beberapa TPS yang tak memiliki C1 plano, sehingga menggunakan kertas manila. Tapi itu atas kesepakatan saksi, atas persetujuan saksi dan Pengawas TPS. Kalau menyetujui, maka ada tanda tangan basah di bawahnya,” kata Tobroni. [wir/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar