Politik Pemerintahan

Ponpes As-Shiddiqi Putra Jember Diresmikan Jadi Kampung Pancasila

Gus Firjaun

Jember (beritajatim.com) – Pondok Pesantren As-Shiddiqi Putra diresmikan menjadi Kampung Pancasila oleh Bupati Faida di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (1/6/2019).

“Ini dalam rangka peringatan Bulan Pancasila 2019. Di sini dulu pendahulu kita, ulama besar Kabupaten Jember, KH Achmad Shiddiq, berjuang bersama para ulama yang lain, sehingga dapat mempersatukan persepsi para ulama kita bahwa Pancasila tidak bertentangan dengan agama Islam, justru harmonisasi,” kata Faida.

Menurut Faida, pemikiran KH Achmad Shiddiq perlu disosialisasikan kepada generasi muda untuk memperkuat semangat kebangsaan dan NKRI. Kegiatan pendidikan latihan dan pengajaran tentang pemikiran KH Achmad Shiddiq akan digelar di Kampung Pancasila.

“Dalam rangka sosialisasi semangat Islam kebangsaan, harmonisasi Islam dan Pancasila, dengan melahirkan TOT-TOT (Trainer of Training) baru melanjutkan ajaran beliau yang akan dinskronkan dengan kegiatan sosialisasi Satu Sekolah TNI yang tahun lalu sudah kami lakukan yang mencakup 40 ribu siswa,” kata Faida.

Nantinya, ajaran Islam kebangsaan akan dikombinasikan dengan wawasan kebangsaan yang diajarkan TNI melalui diklat dan pengajian. Para TOT ini akan diresmikan Pemerintah Kabupaten Jember dan dibiayai APBD. Faida menargetkan 100 ribu orang menerima program sosialisasi ini selama Bulan Pancasila. “Ini demi kelangsungan berbangsa dan bernegara dan dalam rangka program tangkal paham radikalisme,” katanya.

Faida membenarkan jika mendukung langkah agar KH Achmad Shiddiq diangkat menjadi pahlawan nasional. “Namun Kampung Pancasila lebih besar daripada tujuan tersebut. Kami ingin ajaran-ajaran beliau dapat diteruskan kepada generasi muda,” katanya.

KH Mohammad Balya Firjoun Barlaman alias Gus Firjoun, putra KH Achmad Shiddiq dan juga pengasuh Ponpes As-Shiddiqi Putra, menyambut baik prakarsa pembentukan Kampung Pancasila ini. “Kami memberi apresiasi, bahwa apa yang dilakukan ayah kami dianggap sesuatu yang memiliki nilai kontribusi signifikan. Ini menjadi pemicu bagi kami untuk melanjutkan perjuangan, pemikiran, dan wawasan beliau,” katanya. [wir/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar