Politik Pemerintahan

Politisi PKB Magetan Serukan Perdamaian di Momen Idul Fitri Ini


Magetan (beritajatim.com)
– Tidak hanya kiai, gerakan pemuda dan pendekar saja yang menyerukan perdamaian pasca putusan Mahkamah Konsistusi (MK) perihal pilpres 2019 nantinya. Hal senada juga disampaikan Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kabupaten Magetan, Nur Wahid.

”Kami menyerukan perdamaian setelah hasil sengketa Pilpres 2019 keluar. Seruan perdamaian ini berlaku untuk semuanya, baik pendukung capres 01 dan 02,” kata Gus Wahid—sapaan akrabnya kepada beritajatim.com, Jumat (14/6/2019)

Menurutnya momentum idulfitri 2019 sebaiknya untuk menjalin silaturahmi. Bukan malah sebaliknya, menjadikan momentum nan fitri ini sebagai pemecah belah bangsa Indonesia.

”Jangan malah menjadikan bulan kemenangan untuk memecah belah. Mari maaf-maafan dan bersatu kembali seperti sedia kala,” tegasnya.

Ia juga berterimakasih kepada TNI dan Polri yang telah mengawal jalannya pesta demokrasi. Mulai dari sebelum pemilu, saat pemilu sampai pasca pemilu.

”Menurut saya, semua sudah berjalan dengan baik. Ini berkat TNI dan Polri yang mengawal tanpa memihak satu pun,” tegasnya.

Ia berpesan, setelah keputusan MK nanti diketuk, jangan ada lagi kerusuhan seperti pada 22 Mei 2019 lalu. Pesan tersebut, Ia sampaikan buat semua kalangan masyarakat di Indonesia.

”Harus damai demi kepentingan bersama. Untuk Indonesia yang berdaulat dan lebih maju,” pungkasnya.(end/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar