Politik Pemerintahan

Polisi Tangkap Satu Lagi Pelaku Perusakan Kotak Suara Pilkades Juruan Laok Sumenep

Sumenep (beritajatim.com) – Satreskrim Polres Sumenep dan Polsek Batuputih menangkap satu lagi tersangka pelaku pengrusakan peralatan dan perlengkapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Juruan Laok, Kecamatan Batuputih.

Tersangka yang ditangkap ini atas nama Samsul Arifin (28), warga Dusun Kabuwen Timur, Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih.

“Tersangka ditangkap setelah mengikuti perayaan Maulid Nabi SAW di Desa Tengedan, Kecamatan Batuputih,” kata Kasat Reskrim Polres Sumenep, AKP Tego S. Marwoto, Senin (11/11/2019).

Tersangka tersebut merupakan tersangka ketiga yang ditangkap dalam kasus kericuhan Pilkades Juruan Laok. Dua tersangka yang sudah ditangkap sebelumnya adalah Suroto (31), warga Dusun Langge, dan Tolak Ahmad (25), warga Dusun Pangangson.

“Tersangka Samsul diduga sebagai pelaku yang merusak kotak suara hingga hancur berkeping-keping,” terang Tego.

Dalam kasus tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya bukti rekaman video, potongan kursi plastik, kursi kayu, sobekan kertas suara, kemudian kotak suara dan bilik suara yang rusak.

“Tersangka diamankan di Mapolres Sumenep untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut ” pungkas Tego.

Pilkades Juruan Laok, Kecamatan Batuputih pada Kamis (07/11/2019) berakhir ricuh. Massa dari calon kepala desa yang tidak lolos seleksi merasa tidak puas dan mengamuk. Massa merusak kotak suara dan merobek surat suara. Massa juga merobohkan terop dan merusak kursi di lokasi Pilkades. Massa semakin tidak terkendali. Batu mulai dilempar ke arena Pilkades. Akibatnya warga yang akan melakukan pencoblosan pun panik dan berteriak ketakutan. Pelaksanaan Pilkades pun terpaksa dihentikan. (tem/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar