Politik Pemerintahan

PKB Jombang Beber Kunci Kemenangannya di Pemilu

Jombang (beritajatim.com) – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengklaim sebagai pemenang pemilu 2019 di Jombang. Partai berlambang bola dunia tersebut mendapatkan 10 kursi di DPRD setempat atau meraup 145.484 suara.

Ketua DPC PKB Jombang Masud Zuremi mengatakan, pihaknya yakin hasil penghitungan yang dilakukan internal partainya tidak akan beda dengan hasil KPU. Pasalnya, data tersebut bersumber dari form C1, DAA1 dan DA 1.

“Data-data tersebut berasal dari saksi PKB Jombang di seluruh TPS. Dari situ kita ketahui PKB mendapatkan 10 kursi di DPRD Jombang atau sebesar 145.484 suara. Kita hitung menggunakan metode saint lague. Hasil PKB mendapatkan 10 kursi di Jombang,” kata Masud saat melaporkan hasil pemilu tersebut ke PCNU Jombang, Selasa (30/4/2019).

Masud menyebut ada dua faktor yang menjadi kunci kemenangan PKB di kota santri. Pertama, soliditas dan kekompakan di internal partai mulai ranting, anak cabang, hingga cabang. Kunci kedua adalah silaturahmi.

“Kita selalu meminta kepada pengurus dan para caleg untuk silaturahmi ke berbagai elemen masyarakat, tokoh agama, serta tokoh agama yang ada di kampung-kampung. Nah, itu hal-hal yang membuat perolehan suara PKB meningkat,” ujarnya.

Bagaimana dengan faktor Jokowi efek? Masud berpandangan, tidak dapat dupungkiri bahwa PKB merupakan salah satu parpol yang mengusung pasangan 01 dalam Pilpres. Namun demikian, dalam hal pemilu legislatif (pileg) adalah murni kerja keras PKB dan caleg di lapangan.

Ketua DPC PKB Jombang ini kembali menjelaskan, 10 kursi yang diraih PKB tersebut tersebar di enam dapil yang ada di Kabupaten Jombang. Bahkan untuk dapil Jombang 1 (Jombang-Peterongan), Jombang 2 (Diwek, Sumobito, Jogoroto), dapil Jombang 3 (Mojowarno, Mojoagung, Bareng, Wonosalam), dapil Jombang 5 (Kabuh, Plandaan, Kudu, Ngusikan, Ploso), masing-masing mendapatkan dua kursi.

Sedangkan dapil Jombang 4 (Bandar Kedungmulyo, Perak, Ngoro, Gudo) dan dapil Jombang 6 (Kesamben, Megaluh, Tembelang), masing-masing mendapat satu kursi. “Jadi dari enam dapil tersebut kita mendapatkan 10 kursi. Ada peningkatan dua kursi atau 25 persen jika dibanding pemilu 2014. Karena pada 2014 kita mendapatkan delapan kursi,” pungkas Masud yang juga anggota DPRD Jombang ini. [suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar