Politik Pemerintahan

PKB Jember Desak Bawaslu Selidiki Rekap Kecamatan Tanggul

Jember (beritajatim.com) – Partai Kebangkitan Bangsa menyebut pelaksana pemilu di Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, Jawa Timur tidak profesional. PKB mendesak Badan Pengawas Pemilu Jember turun tangan.

“Saat penghitungan suara khusus Kecamatan Tanggul, kami mendapatkan tembusan dari pelaporan di Bawaslu bahwa ada rapat rekapitulasi baru dari rekap awal. Ada berita acara bahwa di Hotel Aston ada perubahan. Kami menanyakan ke KPU dan Bawaslu dokumen yang legal yang mana,” kata Ayub Junaidi, saksi PKB Jember, di sela-sela rapat pleno rekapitulasi suara di Hotek Aston Jember, Rabu (1/5/2019).

Menurut Ayub, setelah dicek silang antara data DA1 Kecamatan Tanggul hasik rekap Kamis pekan lalu dengan data rekap baru yang dibacakan di Aston, ada perbedaan perolehan suara antar caleg maupun pengurangan suara PKB. “Akhirnya kita sepakati buka plano,” katanya.

“Dari hasil cek memang ada pergeseran suara. Ada yang naik dan turun,” kata Devi Aulia Rahim, salah satu komisioner Bawaslu Jember.

Ayub menyebut itu kesalahan data rekap tingkat kecamatan itu sebagai bentuk ketidakprofesionalan penyelenggara pemilu. “Maka dari itu saya minta kepada Bawaslu menyelidiki ini apakah ada unsur kesengajaan. Kalau kesengajaan hukumannya jelas, empat tahun penjara,. Ini pembelajaran bagi penyelenggara pemilu untuk tidak bermain-main dengan suara rakyat,” katanya. [wir/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar