Politik Pemerintahan

Jelang Pilwali Surabaya

Hendro Gunawan Didekati Golkar, Eri Cahyadi Merapat ke PSI, Benarkah?

Surabaya (beritajatim.com) – Dua tokoh birokrat Pemkot Surabaya yang masuk di bursa Pilwali nampaknya telah mulai menarik perhatian parpol. Keduanya dirumorkan sudah menjalin komunikasi dengan partai yang ada di Surabaya.

Sekkota Hendro Gunawan misalnya. Ia dirumorkan kini telah menjalin komunikasi dengan Partai Golkar. Sementara Kepala Bappeko Eri Cahyadi rumor telah santer jika dirinya bakal menggunakan PSI sebagai kendaraan politiknya. Sebagai partai baru, PSI berhasil mencuri perhatian dengan memperoleh 4 kursi di DPRD Surabaya pada Pileg 2019.

Dikonfirmasi, Wakil Ketua DPD II Partai Golkar Kota Surabaya Arif Fathoni mengungkapkan jika saat ini partainya masih membuka seluruh opsi terkait Pilwali Surabaya 2020. “Semua komunikasi saat ini masih kita buka kalau soal Pilwali. Baik dengan pihak internal maupun eksternal,” kata Toni, sapaan akrabnya, Jumat (28/6/2019).

Meski demikian, pria yang lama menggeluti profesi jurnalis itu memastikan hingga saat ini partainya baru saja menuntaskan proses evaluasi tahapan Pileg 2019. “Untuk Pilwali baru akan kami bahas. Baru mau mulai. Jadi belum ke satu nama secara khusus. Komunikasi politik itu sangat cair,” pungkasnya.

Bagaimana dengan PSI? Pada satu kesempatan, Ketua DPC PSI Kota Surabaya, Puji  Kurniasari mengatakan saat ini pihaknya masih fokus pada pembekalan kader partai yang lolos dalam pencalonan Pileg 2019. Meski demikian, dari pembahasan di internal partai, Puji yakin setidaknya PSI bisa menempatkan satu wakilnya sebagai calon Wakil Wali Kota Surabaya.

Keyakinan tersebut didasari hasil positif yang diperoleh PSI dari pileg 2019 lalu, dimana PSI berhasil merebut empat kursi DPRD Kota Surabaya. “Tapi kan kalau wakil harus ada pasangannya, harus ada wali kotanya. Nah ini siapa yang belum kita tahu,” ucap Puji.

Sampai saat ini, Puji mengaku pihaknya belum berkomunikasi dengan partai politik yang lain untuk membahas Pilwali Surabaya 2020.

Sebagai informasi, nama Hendro Gunawan dan Eri Cahyadi masuk ke dalam hasil riset kualititatif untuk bursa Pilwali Surabaya dari kalangan birokrat. Riset itu dilakukan oleh pakar komunikasi politik asal UNAIR Suko Widodo. Pola riset kualitatif dilakukan dengan cara melakukan Focus Group Discussion (FGD) dengan banyak pihak. [ifw/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar