Politik Pemerintahan

Pilkades di Sampang Ricuh, Penghitungan Suara Dipindah ke Kecamatan

Sampang (beritajatim.com) – Setiap pesta demokrasi atau pelaksanaan Pemilu baik di tingkat pusat maupun daerah di wilayah Kabupaten Sampang, selalu ada saja konflik yang mewarnai menjadi biang kericuhan.

Tadi siang, pemilihan Kepala Desa (Kades) Pergantian Antar Waktu (PAW) Desa Gunung Maddeh, Kecamatan/Kabupaten Sampang, juga berujung ricuh. Hal itu disebabkan salah satu dari pendukung Cakades membuat kegaduhan atau protes hasil pencoblosan surat suara.

Sementara, untuk menyelesaikan persoalan pemilihan Kades PAW, panitia dan pihak Kecamatan mengambil alih untuk melakukan penghitungan ulang surat suara di kantor Kecamatan.

“Saat ini belum selesai dan masih berlangsung. Ini kan ranahnya P2KD, silahkan konfirmasi ke mereka karena kami sebatas menjembatani,” terang, Kepala Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sampang, Malik Amrullah, Selasa (27/3/2019).

Hingga berita ini ditulis, penghitungan ulang di aula kantor Kecamatan masih belum dilaksanakan dan Hafidhuddin panitianya P2KD belum dapat dikonfirmasi.

Sekedar diketahui, sebelumnya Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) telah menetapkan dua calon Kades PAW setempat. Yakni nomor urut 1 atas nama Soekandar dan nomor urut 2 atas nama Moh. Saleh

Kericuhan itu tidak bisa dibendung meskipun di lokasi nampak terlihat Aparat Penegak Hukum (APK). Akibatnya, penghitungan suara dihentikan dan P2KD mengamankan surat suara yang belum tuntas dihitung.[sar/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar