Politik Pemerintahan

Pilkada Jember 2020, Ini Sikap PDI Perjuangan

Jember (beritajatim.com) – Perolehan kursi PDI Perjuangan di DPRD Jember, Jawa Timur, dalam pemilu 2019 mempengaruhi sikap dan keputusan partai terkait pemilihan kepala daerah tahun depan.

Dengan hanya memiliki tujuh kursi, PDI Perjuangan tak bisa mengusung calon sendiri. “Syarat untuk mengajukan calon minimal 10 kursi, maka tentunya kami akan berkoalisi dengan partai lain,” kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Jember Tabroni Adyuta, Senin (6/5/2019).

Pemilu kepala daerah pada 2015, PDI Perjuangan mendukung Faida yang sekarang menjadi bupati. Dukungan itu belum tentu berulang pada pemilu kepala daerah tahun depan.

“Setelah pemilu legislatif dan pemilu presiden selesai ditetapkan secara nasional, maka akan ada konsolidasi partai di semua tingkatan. Setelah itu baru kami bisa memutuskan strategi untuk Pilkada 2020. Soal itu sepenuhnya kami akan menjalankan dan mengamankan rekomendasi DPP Partai,” kata Tabroni.

Sementara untuk di DPRD Jember, Tabroni menekankan komitmen PDI Perjuangan. “Kami akan tetap menjadi corong suara rakyat di parlemen. Sesuai logo partai kami, banteng moncong putih yang artinya melambangkan bahwa kami dapat dipercaya dan berkomitmen dalam memperjuangkan keadilan dan kebenaran untuk rakyat,” katanya. (wir/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar