Politik Pemerintahan

Ibadah dan Perayaan Natal PGPI-P 2018

PGIP-P Diharapkan Jadi Pionir Kerukunan Umat Beragama di Jawa Timur

Surabaya (beritajatim.com) – Perkumpulan Gerakan Pentakosta Indonesia – Pembaharuan (PGPI-P) menyelenggarakan Ibadah dan Perayaan Natal tahun 2018 dengan dihadiri lebih dari 300 peserta yang sebagian besar adalah para Hamba Tuhan dan pengurus sinode gereja dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur.

Acara yang diselenggarakan di Hotel Wyndham ini terasa lebih istimewa mengingat kehadiran PGPI-P ini sendiri sebagai satu wadah baru bagi kegerakan sinode-sinode dan lembaga-lembaga aliran Pentakosta di Indonesia.

Dengan mengambil tema utama “Roh Kebenaran akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran” (bdk. Yohanes 1613), ibadah dan perayaan Natal ini berlangsung meriah dengan berbagai penampilan pengisi acara dan kehadiran para umat dan hamba Tuhan.

Salah satu pengisi acara dalam acara ini adalah Tesa yang merupakan alumni Indonesian Idol season 6.

Tidak hanya merayakan Natal, momentum yang hangat ini digunakan juga oleh pengurus PGPI-P untuk melakukan aksi sosial dengan memberikan persembahan kasih Natal kepada Panti Asuhan Dorkas, Porong, Sidoarjo.

Kehangatan suasana Natal semakin berkesan tatkala ada beberapa relawan Banser yang ikut hadir dan mengamankan acara ini.

Selain ibadah dan perayaan Natal, dalam kesempatan ini juga dilakukan pelantikan pengurus PGPI-P di tingkat Provinsi Jawa Timur dan pengurus tingkat Kota/Kabupaten se-Jawa Timur.

Pelantikan pengurus provinsi dilakukan langsung oleh Presiden Majelis Pimpinan Nasional (MPN) PGPI-P Pdt. Dr. Sherlina Kawilarang, MBA.

Sedangkan pelantikan pengurus di tingkat kabupaten dan kota dilakukan oleh Pdt Dr Drs Rudolf F. Polimpung, M.Div. selaku Ketua Umum Majelis Pimpinan Provinsi Jawa Timur.

Pengurus PGPI-P Kabupaten dan Kota ini merupakan representasi dari 21 kepengurusan yang telah terbentuk di seluruh Jawa Timur.

Usai pelantikan 21 pengurus PGPI-P Kabupaten/Kota, Ketua Umum MPP Pdt Dr Drs Rudolf F Polimpung, M.Div. mengingatkan agar para pengurus yg baru dilantik baik MPP maupun MPK (Majelis Pimpinan Kabupaten/Kota) agar segera mengambil langkah nyata, pro aktif menindaklanjuti dalam tindakan program kerja nyata sebagai jawaban konkrit terhadap kebutuhan gereja, masyarakat, negara dan bangsa Indonesia. Dengan demikian keberadaan PGPI-P akan benar-benar berdampak.

Acara pelantikan ini juga disaksikan langsung oleh perwakilan gubernur Jawa Timur terpilih KH Zahrul Azhar Asad atau yang lebih akrab dipanggil Gus Hans.

Gus Hans mewakili Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasi atas kehadiran PGPI-P sebagai salah satu unsur yang bisa memperkuat kerukunan umat beragama di Jawa Timur.

Kerukunan umat beragama disebutnya adalah kunci bagi pembangunan yang berkesinambungan. Karena itu disebutnya hal ini akan menjadi salah satu prioritas pemerintahan provinsi Jawa Timur ke

depan di bawah gubernur terpilih Khofifah Indar Parawansa.
Keberadaan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) misalnya akan diperluas dan akan ada sampai tingkat kecamatan untuk menjamin situasi umat beragama yang kondusif bagi semua.

“Mudah-mudahan PGPI-P ini menjadi pionir bagi kerukunan umat beragama di Jawa Timur, dan saya menjamin pemerintahan Ibu Khofifah dan Pak Emil yang akan dilantik pada tanggal 19 ini akan support kepada siapapun yang mendukung kerukunan umat beragama di Jawa Timur,” tegas Gus Hans yang selama ini dikenal sebagai juru bicara tim pemenangan Khofifah-Emil.

Terkait harapan ini, Presiden MPN PGPI-P Pdt. Dr. Sherlina Kawilarang, MBA. dalam prakatanya menyampaikan bahwa keberadaan PGPI-P ini nantinya tidak hanya akan berkontribusi terhadap umat Kristen atau komunitas tertentu saja, tapi juga kepada bangsa dan negara ini.

Ketua Umum MPP Jawa Timur Pdt. Rudolf F. Polimpung, M.Div. juga setuju dan siap mengimplementasikan ajakan Gus Hans dalam mengutamakan Kerukunan serta menegaskan bahwa PGPI-P menolak tindakan kekerasan dalam segala bentuk dan dimensinya, radikalisme, intoleransi, ujaran kebencian, hoax dan SARA.

Selain itu menegaskan pula akan komitmen untuk ikut menyukseskan pemilu presiden dan pemilu legislatif pada 17 April ini dengan menghimbau agar gereja dan umat Kristen tidak golput.
[ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar