Politik Pemerintahan

Petani Tambak Asal Tanggulangin Sidoarjo Ini Menangkan Kontes Bandeng Kawak

Sidoarjo (beritajatim.com) – Penimbangan bandeng kawak di halaman Dinas Perikanan Kabupaten Sidoarjo dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H dimenangkan bandeng milik H. Mohammad Sanaji warga Desa Kalidawir, RT 04 RW 01 Kecamatan Tanggulangin, dari budidaya bandeng di Tambak Tegalsari Jabon.

Bandeng Sanaji berusia 8 tahun dalam tambak itu mempunyai berat 7,66 kilogram dengan panjang 85,5 cm. Bandeng tersebut dinobatkan menjadi juara 1 lomba kontes bandeng kawak di dinas Perikanan Kabupaten Sidoarjo.

Untuk juara 2, bandeng kawak milik H. Mustofa dengan berat bandeng 6,64 kilogram usia bandeng 6 tahun, juara 3 bandeng kawak milik H. Ilyas dengan berat 6.54 kilogram usia 7 tahun, dan juara 4 bandeng kawak milik Sutriman yang mempunyai berat 5,85 kilogram usia 8,5 tahun.

Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah yang ikut menyaksikan penimbangan bandeng mengatakan, setelah ditimbang, bandeng akan dilelang Rabu (23/11/2019) besok malam. “Hasil pelelangan akan digunakan untuk kegiatan sosial,” katanya, Selasa (12/11/2019).

Abah Ipul menambahkan, bandeng asli Sidoarjo memiliki ciri khas dibandingkan daerah lainnya. Bandeng Sidoarjo rata-rata berbibir merah. “Seperti pakai lipstik,” imbuhnya.

Ia berharap, lelang bandeng kawak kali ini menjadi semangat bagi petani tambak untuk memajukan industri ikan di kota Sidoarjo

Sementara itu, Plt.Kepala Dinas Perikanan Sidoarjo H. M Bachruni Ariyawan mengatakan kegiatan timbang dan lelang bandeng dilakukan untuk untuk memotivasi pembudidaya ikan bandeng kawak. Sebab, potensi budidaya perikanan di Kabupaten Sidoarjo sangat besar.

“Bandeng kawak yang ikut dalam proses penimbangan, harus dari tambak asli Sidoarjo,” papar Bachruni.

Untuk menentukan bandeng yang bisa ikut kontes, dia menyebutkan, ada beberapa persyaratan yang ditentukan. Yakni tidak memiliki cacat fisik. Bandeng yang akan diikutkan lomba juga di survei di lapangan.

“Sebelum dikonteskan semua bandeng di karantina dalam kemasan khusus. Pada saat dibuka untuk penimbangan, kemasan juga dalam keadaan segel,” jabar Bachruni menutup. (isa/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar