Politik Pemerintahan

Pesantren Genggong Keluarkan Maklumat Dukung Jokowi-KH Ma’ruf

Surabaya (beritajatim.com) – Sebulan menjelang Pilpres 17 April mendatang, kubu Capres-Cawapres Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin terus mendapatkan basis dukungan pesantren.

Kali ini, Masyayikh Pesantren Tua, Zainul Hasan, Genggong, Kabupaten Probolinggo mengeluarkan maklumat agar santri dan alumni Genggong mendukung Capres-Cawapres Nomor 01. “Benar, para masyayikh atau sesepuh Pesantren Genggong memang mengeluarkan maklumat yang berisi tiga poin,” ujar Pengasuh Pesantren Genggong, KH Muhammad Haris, Jumat (15/3/2019).

Ketiga poin maklumat itu berisi ajakan kepada para santri dan alumni Genggong agar menggunakan hal pilih dalam Pemilu 2019. Kemudian kedua, agar para santri dan alumni menciptakan Pemilu aman, damai dan beradab. Sedangkan, Poin terakhir, agar santri dan alumni Genggong mendukung pasangan nomor 01 Jokowi-KH Ma’ruf dalam Pilpres 2019.

Maklumat Masyayikh Pesantren Genggong itu ditandatangani 11 kiai dari keluarga besar Genggong. Yakni, KH Moh. Hasan Mutawakkil Alallah, KH Moh. Hasan Abdel Bar, KH Moh. Hasan Saiful Islam, KH Moh. Hasan Zidni Ilman, KH Moh. Hasan Ainul Yaqin, KH Moh. Hasan Naufal, Gus dr Muhammad Haris, Noor Hasan Ahsan Malik, KH Moh. Hasan Maulana, Non Ahsan Qoramrus Zaman, dan KH Ahsan Habibi Fillah.

Dalam maklumat tertanggal 13 Maret 2019 itu, Gus Haris juga mengaku, ikut menandatanganinya. “Karena yang mengeluarkan maklumat para masyayikh, para sesepuh Genggong, tentu para santri dan alumni akan sam’an wa tho’atan (mendengar dan patuh, Red.),” ujar Gus Haris, panggilan akrab KH Muhammad Haris.

Sementara itu, Pengasuh (Utama) Pesantren Genggong, KH Moh. Hasan Mutawakkil Alallah membenarkan, beredarnya maklumat masyayikh Genggong tersebut. “Ya, benar ada maklumat seperti itu. Maaf, saya ada tamu,” ujarnya singkat.

Terkait Pilpres 2019, sebelumhya akhir Februari 2019 lalu, Gus Haris bersama ribuan santri Genggong menggelar Deklarasi Anti Hoaks. Saat itu memang, belum ada isyarat dari masyayikh untuk mendukung Capres-Cawapres tertentu.

Saat deklarasi, Gus Haris memberikan pernyataan, hoaks termasuk fitnah, sehingga dihukumi dosa besar. “Kami ingin Pemilu 2019 berlangsung damai karena itu hindari hoaks, jangan menebar berita bohong dan fitnah,” pungkas Gus Haris. [tok/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar