Politik Pemerintahan

Permintaan e-KTP di Gresik Membludak 

Gresik (beritajatim.com) – Permintaan pencetakan e-KTP di Kabupaten Gresik membludak. Imbas dari permintaan itu, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) setempat menambah pelayanan di kecamatan. Jika sebelumnya tiga kecamatan, mulai minggu kemarin sudah menjadi lima kecamatan.

Kepala Dispendukcapil, Khusaini mengatakan, sejak bulan Januari hingga minggu ketiga Februari 2019, sudah ada 24.382 keping e-KTP dicetak. Itupun masih banyak masyarakat yang belum terlayani. “Masih ada kurang lebih 2.500 KTP yang harus dicetak,” ujarnya, Minggu (17/02/2019).

Guna mempercepat pencetakan e-KTP. Dispendukcapil Gresik membuka pelayanan di lima kecamatan. Diantaranya, Kecamatan Dukun, Kedamean, Benjeng, Cerme, dan Kecamatan Menganti. “Di semua kecamatan itu tidak kami batasi. Untuk kecamatan Cerme dan Menganti baru buka Jumat kemarin,” ungkap Khusaini.

Dari kelima kecamatan itu misalnya, antusias warga Kecamatan Cerme sangat tinggi. Menurut data, Jum’at kemarin ada sekitar 200 orang melakukan perekaman. Kemudian Sabtu ada 350 orang. “Sejak Sabtu kemarin (16/2) sampai magrib hingga hari ini belum direkap,” ucap Sekertaris Kecamatan Cerme, Agung.

Terkait dengan ini lanjut Khusaini, instansinya mendapat tambahan stok blangko e-KTP. Jumlahnya 14 ribu blangko. “Ada tambahan 15 ribu dari pusat itu sudah habis. Ini kami dapat tambahan lagi 14 ribu,” ungkapnya.

Pelayanan di lima kecamatan tersebut setiap hari tetap buka. Di jam kerja yakni dari pukul 08:00 hingga 15:00 WIB. Meski pelayanan di Kecamatan Cerme dan Menganti baru buka kemarin Jum’at (15/2). Khusaini memastikan tetap melayani setiap hari. “Dua kecamatan ini tambahan. Sebelumnya hanya tiga kecamatan. Lebih lagi Kecamatan Cerme dan Menganti masih dalam tahap evaluasi dinas,” tandasnya. [dny/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar