Politik Pemerintahan

Perlu Studi Kelayakan Bangun Jalan di Wisata Pantai Kabupaten Malang

Malang (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Malang melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM), bakal melakukan Feasibility Study (FS) atau studi kelayakan pada tempat-tempat wisata pantai yang tersebar di wilayah Malang Selatan. Hal itu dilakukan sebelum melakukan pembangunan infrastruktur jalan yang menuju lokasi wisata pantai.

Kepala DPUBM Kabupaten Malang, Romdhoni mengatakan, pihaknya akan melakukan studi kelayakan terlebih dahulu sebelum membangun insfrastruktur jalan menuju tempat wisata guna pengembangan wisata pantai, karena masih banyak jalan yang menuju tempat wisata sebagian jalannya rusak, dan jalannya sempit.

“Kami lakukan studi kelayakan dulu, mana daerah yang layak dilakukan pembangunan infrastruktur jalan. Seperti jalan menuju wisata Pantai Modangan, Desa Sumberoto, Donomulyo, disana kami akan melakukan pelebaran jalan maupun pembangunan jalan. Tapi, untuk melakukan pembangunan jalan, kami harus berkoordinasi dulu dengan Perum Perhutani, karena ada jalan yang berada diatas tanah milik Perum Perhutani,” ungkap Romdhoni, Rabu (21/8/2019).

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Malang Tomie Herawanto mengatakan, untuk membangun fasilitas sarana prasarana di Pantai Modangan, maka dirinya akan melakukan perencanaan dan juga melakukan studi kelayakan terlebih dahulu. Karena untuk membangun sebuah kawasan, maka diperlukan studi kelayakan, dan pengkajian terkait anggaran yang diperlukan.

“Bappeda dalam hal ini hanya sebagai perencanaan dalam sebuah pembangunan. Untuk pengerjaan kontruksinya akan dikerjakan dinas teknis. Sehingga, apakah ada anggarannya atau tidak, yang lebih mengetahui adalah dinas teknis tersebut,” pungkasnya. (yog/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar