Politik Pemerintahan

Pengembang Perumahan Incar Kursi Bupati Jember

Jember (beritajatim.com) – Kursi bupati dalam pemilihan kepala daerah Kabupaten Jember pada 2020 tak hanya diincar birokrat dan politisi, tapi juga pengusaha.

Abdussalam, seorang pengusaha properti atau pengembang perumahan, menjadi salah satu pemburu kursi itu. Ia mengawali langkahnya dengan mengambil formulir pendaftaran bakal calon bupati di kantor Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan, Jumat (6/9/2019) kemarin.

“Pengalaman sebagai developer, bisa menjadi modal untuk men-develop berbagai potensi Jember menjadi lebih bernilai tambah,” kata Dima Akhyar, mantan Ketua Panitia Pengawas Pemilu Jember yang saat ini menjadi ketua tim pemenangan, Minggu (8/9/2019).

Salam yang baru berusia 36 tahun itu punya prioritas membangun sumber daya manusia lebih dulu. “Itu prioritas pertama dan utama,” kata Akhyar.

“Saya pengusaha. Saya sangat tertarik P1 (posisi bupati). Tidak ada niatan maju di P2 (wakil bupati). Kalau P2, lebih baik saya jadi pengusaha saja,” kata Abdussalam.

Salam, sapaan akrab Salam, menegaskan keinginan untuk bermanfaat bagi masyarakat luas. “Kami sangat prihatin dengan kondisi Jember saat ini. Jember saat ini mungkin sudah mengalami banyak pembangunan, tapi akan lebih baik lagi apabila kita dengan seluruh lapisan masyarakat bisa bersinergi, bekerjasama, untuk mengisi, saling memberi manfaat, menerima informasi dan memberi masukan, agar Jember bisa lebih maju lagi,” katanya.

Menurut Salam, Jember memiliki potensi luar biasa. “Sumber daya manusia Jember ketiga terbesar di Jatim. Sumber daya alamnya luar biasa,” katanya. Namun Salam menekankan perlunya transparansi anggaran.

PDIP Perjuangan adalah pintu masuk Salam dalam pilkada. “PDIP satu visi misi dengan yang saya cita-citakan,” katanya. [wir/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar