Politik Pemerintahan

Pemkot Malang Siapkan Angkot Bersubsidi Bagi Pelajar

Malang (beritajatim.com) – Pemerintah Kota Malang sedang menggagas angkutan kota (Angkot) bersubsidi bagi pelajar di Kota Malang. Pemkot Malang sedang melakukan koordinasi dengan Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Malang untuk mematangkan Angkot bersubsidi.

Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan angkot bersubsidi disiapkan bagi pelajar yang tak mampu. Angkot diharapkan memolekan dirinya, agar tak kumuh, ramah dan nyaman. Tujuannya agar Angkot tetap hidup di tengah gempuran transportasi online.

“Angkot bersubsidi itu bukan Angkotnya, jadi siswa yang tidak mampu yang kita subsidi. Syaratanya harus naik Angkot siswa itu. Tentunya Angkot harus menyesuaikan, dengan yang diinginkan,” kata Sutiaji, Selasa, (8/1/2019).

Sutiaji memastikan, Angkot bersubsidi khusus bagi pelajar dijamin kebersihannya. Sopir Angkot dilarang ‘Ngetem’ atau berhenti sembarangan. Sehingga, Angkot memberikan jaminan tepat waktu bagi penggunanya.

“Artinya apa yang sudah ada dibenahi. Jadi naik Angkot tapi tidak terlambat tapi juga dijamin keselamatan dan kesehatan. Saat ini sedang proses rundingan dengan Organda,” papar Sutiaji.

Selama ini, pelajar di Kota Malang memanfaatkan bus sekolah yang dimiliki oleh Pemkot Malang sebagai moda transportasi. Meski ada Angkot khusus pelajar bersubsidi, keberadaan bus sekolah tetap beroperasi seperti biasa. “Belum mengarah kesana (Fungsi bus ditiadakan),” ucapnya.

Sedangkan soal metode pembayaran Angkot bersubsidi, akan menggunakan sistem elektronik. Pelajar dan sopir Angkot akan memanfaatkan smartphone masing-masing. Pembayaran antar pelajar dan siswa akan menggunakan barcode, kemudian sopir mengklaim ke Pemkot Malang.

“Pakai HP aja, nanti ada barcodenya. Nanti di klik, jadi kalau udah naik di klik. Jadi tidak usah mutar semuanya. Tapi nanti terkoneksi dengan driver dari angkot juga punya HP. Nanti tinggal disetorkan dengan Pemkot,” tandasnya. (luc/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar