Politik Pemerintahan

Pemkab Tuban Keluarkan Surat Larangan Peringatan HUT di Kelenteng Tuban

Tuban (beritajatim.com) – Pengurus Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Kwan Sing Bio (KSB) di jalan RE Martadinata, Kota Tuban mempertanyakan surat larangan pelaksanaan HUT Dewa Yang Mulya Kongco Kwan Sing Tee Koen dari pemerintah kabupaten, Kamis (11/7/2019).

Dalam surat yang dikirimkan Pemkab Tuban, pengurus Kelenteng Kwan Sing Bio Tuban diminta menunda pelaksanaan HUT Kongco Kwan Sing Tee Koen yang rencananya digelar 25 dan 26 Juli. Padahal, HUT Kongco merupakan ritual tahunan bagi umat Tri Dharma di kelenteng tersebut.

“Kita awalnya mengirimkan surat pemberitahuan untuk kegiatan ulang tahun Yang Mulia Kongco Kwan Sing Tee Koen ke Pemkab Tuban. Kemudian Pemkab Tuban mengeluarkan surat dengan lima poin, dan poin terakhir meminta supaya kegiatan ditunda,” terang Alim Sugiantoro, selaku Ketua Penilik dari Kelenteng Kwan Sing Bio Tuban.

Alim menambahkan, jika surat yang dikeluarkan oleh Pemkab Tuban yang meminta supaya kegiatan Hari Besar bagi umat Tri Dharma di kelenteng Tuban itu dinilai sebagai pelanggaran. Pasalnya, HUT Kongco Kwan Sing Tee Koen sudah diyakini oleh umat Tri Dharma di Kelenteng yang ada di pinggir laut Tuban itu sebagai bagian dari ritual keagamaan.

Surat dari Pemkab Tuban yang meminta pelaksanaan HUT di Kelenteng Tuban diundur.

“Surat itu sama saja melarang kita untuk melakukan kegiatan keagamaan, karena dalam pelaksanaan HUT Kongco kita melakukan ritual sembahyang. Itu kita lakukan pada malam tanggal 25 dan tanggal 26 Juni,” tegas Alim Sugiantoro.

Adapun dalam surat yang ditanda tangani oleh Sekda Kabupaten Tuban itu, diminta Panitia Hari Besar TITD KSB dan TLK agar menunda pelaksanaan kegiatan HUT YM Kongco Kwan Sing Tee Koen ke 1859 sampai dengan terbentuknya kepengurusan yang definitif. Pasalnya, sudah beberapa tahun terakhir ini keberadaan pengurus di kelenteng Kwan Sing Bio Tuban itu vakum.

“Kalau untuk kepengurusan itu adalah masalah internal kami. Dan kalau untuk kegiatan HUT ini merupakan kegiatan keagamaan,” paparnya.

Sementara itu, Rohman Ubaid, Kabag Humas Pemkab Tuban membenarkan dengan adanya surat yang meminta supaya kegiatan HUT YM Kongco Kwan Sing Tee Koen untuk ditunda. Namun, Rohman Ubaid menyatakan jika surat tersebut sifatnya hanya rekomendasi dan himbauan saja.

“Maksud dari surat tersebut adalah himbauan dan itupun untuk kegiatan hiburannya saja, bukan melarang untuk kegiatan ibadahnya. Itu karena menyangkut penanggungjawab, karena memang kepengurusannya tidak ada,” terang Rohman Ubaid, Kabag Humas Pemkab Tuban saat dikonfirmasi terkait surat tersebut.[mut/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar