Politik Pemerintahan

Rehabilitasi Saluran dan Trotoar di Kawasan Pasar Legi, Pemkab Ponorogo Anggarkan Rp 4,5 M

Dikebut : Proyek rehabilitasi saluran dan trotoar di Soekarno Hatta supaya saat musim hujan, air tidak menggenangi kawasan tersebut.(Foto : Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Sebelum musim penghujan tiba, Pemkab Ponorogo mulai memperbaiki titik-titik yang biasanya tergenang air jika hujan. Salah satunya memperbaiki saluran yang berada di jalan Soekarno Hatta, mulai dari perempatan pasar legi hingga sepanjang jalan Sumatra.

“Pemkab menganggarkan senilai Rp. 4,5 miliar untuk merehabilitasi saluran di jalan tersebut,” kata Kepala DPUPR Jamus Kunto, lewas sambungan telepon, Minggu (15/9/2019).

Jamus mengungkapkan setiap memasuki musim penghujan, tak jarang air menggenangi jalan-jalan tersebut. DPUPR mendapati sejumlah persoalan menjadi biang mengapa air kerap tergenang di dua ruas jalan tersebut. Pertama, karena sistem drainase yang kurang berjalan dengan baik di Soekarno Hatta. Itu diperparah dengan bangunan di sepanjang Jalan Sumatera yang menurut Jamus, membuat saluran menyempit.

“Jalan Soekarno Hatta tergenang, sekitar Hotel Indonesia dan Gedung Bakti tergenang, Jalan Sumatera sampai ke barat ke Letjen MT Haryono itu juga tergenang,” kata Jamus.

Saluran air mulai dari perempatan pasar legi direhab sampai ke Jalan Sumatera. Total panjang saluran yang direhab, kata Jamus, mencapai empat kilometer. Khusus Jalan Soekarno Hatta, tidak hanya saluran airnya yang direhab, namun juga merehab trotoar di sepanjang jalan utama itu. “Disitukan jalan utama, kawasan tersebut harus ditata karena akan dibangun pasar legi oleh Pemerintah Pusat,” pungkasnya.(end/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar