Politik Pemerintahan

Pemkab Pamekasan Tutup 5 Tempat Karaoke

Pamekasan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menutup lima tempat usaha hiburan dan karaoke yang selama ini beroperasi di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam, Selasa (1/1/2019).>

Kelima tempat hiburan dan karaoke tersebut meliputi Hotel dan Restoran Putri di Jl Trunojoyo, Kafe Kampung Q-ta di Jl Wahid Hasyim, Kafe Pujasera di Jl Niaga, Kafe & Resto King Wan di Kelurahan Kolpajung, dan Karaoke Dapur Desa di Jl Raya Trasak, Kecamatan Pademawu.

Penutupan kelima tempat hiburan dan karaoke dilakukan langsung oleh Bupati Pamekasan Badrut Tamam bersama Wakil Bupati Raja’e, didampingi Kapolres Pamekasan AKBP Teguh Wibowo, Dandim 0826 Letkol Inf M Efendi, Pj Sekda Pamekasan Mohammad Alwi, serta jajaran pimpinan Satpol-PP Pamekasan.

Tidak hanya itu, proses penutupan juga diikuti sejumlah pimpinan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) di Pamekasan. Di antaranya Laskar Pembela Islam (LPI), Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU) serta jajaran ormas lainnya.

“Jadi sesuai pembicaraan sebelumnya, mulai saat ini karoke di tempat ini ditutup dan tidak ada lagi tawar menawar. Itu map yang kami sodorkan sebagai tanda bukti penerimaan saja,” kata Bupati Pamekasan Badrut Tamam, saat menyerahkan map kepada salah satu pemilik usaha hiburan dan karaoke.

Tidak hanya itu, bupati dan wakil bupati beserta rombongan juga menempelkan stiker pemberitahuan penutupan sementara usaha hiburan dan karaoke berdasar Keputusan Bupati Pamekasan Nomor 188/554/432.013/2018, tanggal 28 Desember 2018.

Penutupan sementara seluruh tempat usaha hiburan karaoke di Pamekasan, sambil menunggu pemberlakuan Peraturan Daerah (Perda) tentang Perubahan atas Perda Panekasan Nomor 3 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Hiburan dan Rekreasi.

Proses penutupan tempat usaha hiburan dan karaoke tersebut, dimulai dengan penutupan Hotel dan Restoran Putri, dilanjutkan ke Kafe Pujasera, Kafe dan Resto King Wan, Kafe Kampung Q-ta dan berakhir di Karaoke Dapur Desa. Namun hanya di Putri, bupati beserta rombongan bertemu dengan sang pemilik. Sementara lainnya tutup dan tidak beroperasi. [pin/ted] 

Apa Reaksi Anda?

Komentar