Politik Pemerintahan

Pemkab Mojokerto Targetkan PAD Naik Jadi Rp 515 Miliar

Wakil Bupati Mojokerto dalam acara Gathering Evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2019. Foto: istimewa.

Mojokerto (beritajatim.com) – Perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2019 Kabupaten Mojokerto mencapai Rp500 miliar lebih. Hal tersebut disampaikan Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mojokerto dalam Gathering Evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2019.

“PAD tertinggi dihasilkan oleh BPKAD yang terealisasi sebesar Rp7.255.700.00 dari target Rp9.754.969.990. Juga ada dari kecamatan yakni Mojosari, yang terealisasi sebesar Rp2.219.674.233 dari target Rp3.841.864.990,” ungkap Kepala Plt Bapenda Kabupaten Mojokerto, Didiek Safiqo Hanim, Rabu (28/8/2019).

Data perolehan tersebut, tercatat sampai dengan tanggal 26 Agustus 2019. Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi yang hadir dalam acara Gathering Evaluasi tersebut memberikan arahan untuk mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk terus mengejar target PAD.

“Target PAD kita untuk tahun 2019 adalah Rp500 miliar lebih. Pada PAPBD 2019 ini, akan kita naikkan lagi targetnya menjadi Rp515 miliar lebih. Kita masih bisa meningkatkannya dengan potensi yang ada. Namun terkait anggaran, kita masih tergantung dari Pusat,” katanya.

Orang nomor dua di Kabupaten Mojokerto ini juga mengimbau, agar kinerja pemungutan PBB-P2 lebih ditingkatkan. Mengingat realisasi penerimaan PBB-P2 buku I, II, dan III masih mencapai 43,69 persen. Menurutnya, target PAD harus terpenuhi, minimal 100 persen.

“Target PAD harus terpenuhi, minimal 100 persen sehingga bisa menopang pembiayaan pembangunan daerah demi kesejahteraan masyarakat,” katanya didampingi Assisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala OPD, serta camat se-Kabupaten Mojokerto. [tin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar