Politik Pemerintahan

Antisipasi Virus Corona

Pemkab Malang Kirim 5000 Masker untuk Buruh Migran

Malang (beritajatim.com) – Sedikitnya 5000 masker akan dikirimkan Pemerintah Kabupaten Malang kepada para pekerja atau buruh migran dari Malang yang berada di luar negeri.

Pemberian lima ribu masker ini, diserahkan langsung Bupati Malang HM.Sanusi bersama Kepala Dinas Tenaga Kerja, Yoyok Wardoyo kepada perwakilan Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) DPC Malang, Jiati.

“Pemberian bantuan masker ini kepada buruh migran yang saat ini sedang bekerja di luar negeri. Tujuannya untuk mengantisipasi penyeberan virus Covid-19 atau yang lebih dikenal dengan Corona Virus,” ungkap Kepala Dinas Tenaga Kerja, Kabupaten Malang, Yoyok Wardoyo, Kamis (13/2/2020) siang.

Sebagai informasi, berdasarkan data yang diakses dari situs resmi Kantor Staf Presiden, ksp.go.id per 13 Februari, virus yang muncul pertama kali di Wuhan, China ini sudah menginfeksi 60.200 orang, 1.366 korban tewas dan 5.924 pasien sembuh dan telah menyebar di 23 negara. Diantaranya Taiwan, Malaysia dan Macau.

“Masker ini merupakan bantuan dari Dinkes, RSUD Lawang dan RSUD Kanjuruhan. Disnaker bersurat kepada mereka dan mendapatkan bantuan masker ini. Hal ini merupakan wujud kepedulian Pemkab Malang terhadap keselamatan saudara-saudara kita yang saat ini tengah berjuang di negeri orang,” kata Yoyok.

Sementara itu, Jiati selaku Pembina dan Perwakilan DPC SBMI Malang menjelaskan, sudah dua kali pihaknya mendapatkan bantuan masker ini. Jika ditotal ada lebih dari 5 ribu masker yang diberikan dan segera didistribusikan ke para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang ada di beberapa negara.

“Segera kami kirimkan bantuan masker ini ke Hongkong dan Singapura. Untuk Taiwan kami masih mencari lobby untuk mengirimkan. Karena barang dari luar negeri seperti Indonesia ini harus diperiksa dulu oleh otoritas setempat,” paparnya.

Jiati melanjutkan, nantinya mereka akan meminta bantuan 20 ribu masker lagi untuk didistribusikan ke ribuan buruh migran. Setidaknya ada sekitar 7 ribu buruh migran yang berada di Singapura, Taiwan dan Hongkong.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Malang karena sudah peduli kepada warga Malang di luar negeri,” tegasnya. [yog/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar