Politik Pemerintahan

Pemkab Gresik Terima Hibah Air Minum Pedesaan Senilai Rp 2,6 Miliar

Gresik (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menerima hibah air minum pedesaan dari alokasi APBN tahun anggaran 2019. Hibah sebanyak 1.300 sambungan rumah (SR) yang masing masing senilai Rp 2 juta tiap SR atau total sebesar Rp 2,6 miliar.

Hibah tersebut tertuang dalam penandatanganan surat perjanjian hibah daerah (PHD) di Ruang serbaguna lantai 8 Gedung SDA Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR), Sabtu (22/06/2019).

Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik, Sutrisno mengatakan, Gresik merupakan salah satu kabupaten yang menerima program hibah air minum pedesaan ini yang digulirkan ke 70 kabupaten dan kota se-Indonesia.

“Program hibah air minum akan berkontribusi pada program Pemkab Gresik Kotaku 100-0-100 atau sesuai visum Kementerian PUPR 2030 100 persen smart living. Dalam program ini Pemkab Gresik mentargetkan 100 persen akses aman air minum, 0 persen kawasan kumuh, dan 100 perseb akses sanitasi layak,” katanya.

Sutrisno menyatakan tidak semua kabupaten/kota layak menerima program hibah ini. Menurut info dari Kementerian PUPR, untuk bisa ikut serta dalam program hibah air minum. Pemda harus memenuhi beberapa persyaratan. Salah satunya pernyertaan modal pemerintah (PMP) dan kesiapan anggaran anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) pada tahun berjalan.

“Pemkab Gresik sudah menerima program hibah air minum pedesaan ini sejak tahun 2016, dalam 4 tahun berturut turut dan sampai tahun 2019 ini Pemkab Gresik masih menerima hibah air minum pedesaan,” imbuh Sutrisno.

Tahun 2016 Pemkab Gresik menerima hibah air minum oedesaan sebanyak 300 SR atau sebesar Rp. 600 juta. Tahun 2017 menerima hibah 550 SR atau sebesar Rp 1,1 miliar. Tahun 2018 menerima 750 SR atau sebesar Rp 1,5 miliar dan tahun ini menerima 1.300 SR atau sebesar Rp 2,6 miliar.

“Dari total 1300 SR, akan dialokasikan ke 14 Desa yaitu Desa Jrebeng dan Desa Mojopetung Kecamatan Dukun sebanyak 200 SR. Desa Sumurber, Desa Campurejo dan Desa Serah ketiganya di Kecamatan Panceng sebanyak 300 SR,” ungkap Sutrisno.

Selanjutnya untuk desa lainnya, kata Sutrisno, seperti Desa Sumari Duduksampeyan sebanyak 54 SR. Desa Sumberwaru dan Desa Kesambenkulon keduanya di Kecamatan Wringinanom sebanyak 200 SR. Desa Peganden Manyar sebanyak 82 SR. Desa Gedangan, dan Desa Randuboto di Kecamatan Sidayu sebanyak 200 SR.

Desa Pangkahkulon kecamatan Ujungpangkah sebanyak 64 SR. Desa Sidomukti dan Desa Melirang Kecamatan Bungah sebanyak 200 SR

“Total yang hibah air minum pedesaan yang telah diterima Pemkab Gresik sejak tahun 2016 sampai 2019 sebanyak 2900 SR atau sebesar Rp 5,8 miliar,” pungkas Sutrisno. [dny/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar