Politik Pemerintahan

Pemkab Bojonegoro Cetak Massal SPPT PBB

Bojonegoro (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melakukan pencetakan massal Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Pedesaan dan Perkotaan (P2) tahun 2019. Hal itu diharapkan bisa menambah pendapatan daerah dari sektor pajak yang nunggak.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemkab Bojonegoro, Herry Sudjarwo mengatakan, cetak massal  SPPT PBB tahun 2019 ini mencapai 728.959 lembar atau meningkat 2.337 lembar dibandingkan tahun 2018 sejumlah 726.622 lembar.

Proses cetak SPPT ini akan memakan waktu selama kurang lebih dua bulan dengan durasi cetak sampai jam 6 sore setiap harinya. Nilai target perolehan dari cetak massal SPPT ini diharapkan bisa mencapai Rp28,2 Miliar. Atau meningkat sebesar Rp2,3 miliar dari perolehan nilai pajak 2018 lalu, sebesar Rp25,9 Miliar.

“Target perolehan pajak ini akan dipicu hingga Rp125 Miliar. Namun targetnya di 2019 sebesar Rp99 Miliar,” ujar Herry Sudjarwo, Minggu (13/1/2019).

Dari nilai perolehan pajak sebesar Rp99 Miliar tersebut, sudah mengalami peningkatan 25,31 persen jika dibanding 2018 induk sebesar Rp79 Miliar. Sehingga, lanjut dia, jika daerah bisa dipacu lagi hingga mencapai Rp125 Miliar maka akan meningkat 158 persen.

“Tentu hal ini perlu dukungan dari semua pihak, termasuk para Camat dan Kepala Desa/Kelurahan, juga dukungan penyiapan regulasi oleh Bagian Hukum dan Perundang-undangan,” ujarnya.

Sejalan dengan era keterbukaan dan perkembangan teknologi saat ini, menurut dia, perlu terus dikaji dan diperbarui sistem dan aplikasi yang digunakan. “E-tax sebagai bagian integral dari system e-goverment sudah menjadi kebutuhan utama,” katanya. [lus/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar