Politik Pemerintahan

Pemerintah Pusat Minta Surabaya Segera Punya Kawasan Tanpa Rokok

Foto: Ilustrasi polusi asap rokok

Surabaya (beritajatim.com) – Pemerintah Pusat menyarankan agar Rancangan Perda Kawasan Tanpa Rokok di Kota Surabaya dapat segera disahkan. Hal itu diketahui usai Pansus Perda tersebut melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Kesehatan.

Ibnu Shobir selaku anggota Pansus mengungkapkan jika berdasarkan konsultasi yang dilakukan maka Raperda itu sudah mendapatkan lampu hijau.

“Mereka (Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Kesehatan) memberikan saran agar Raperda itu segera disahkan agar asap rokok ini bisa dikontrol,” kata Shobir, Jumat (18/1/2019).

Berdasarkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tanpa Rokok oleh DPRD Surabaya yang terbaru menetapkan penambahan kawasan atau tempat harus bebas dari rokok. Diantaranya, tempat kerja, tempat umum, dan tempat lainya.

Penambahan tempat kawasan bebas rokok ini melengkapi yang tertuang dalam Perda 5 tahun 2008 tentang kawasan tanpa rokok dan kawasan terbatas rokok yang meliputi, sarana kesehatan, tempat proses belajar mengajar, arena kegiatan anak, tempat ibadah dan angkutan umum.

“Selain lima item sebelumnya, ada penambahan 3 kawasan, yakni tempat kerja, tempat umum dan tempat lainnya,” ujarnya.

Lebih lanjur, Shobir juga membeberkan jika ada wacana insentif dan disinsentif terkait Perda Kawasan Tanpa Rokok ini. “Tapi ini wacana. Nanti akan diregulasi oleh Bapenas. Masih hanya sebatas wacana lho ya,” pungkasnya.[ifw/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar