Politik Pemerintahan

Wacana Relokasi

Pedagang Ikan Pasar Pabean Minta Keadilan

Surabaya (beritajatim.com) – Sejumlah pedagang ikan di pasar Pabean Surabaya merasa resah atas wacana yang berhembus soal akan direlokasinya sejumlah pedagang ikan yang akan dilakukan pihak PD Pasar Surya.

Sedikitnya, 19 pedagang hingga kini masuk dalam tahapan relokasi sejak 26 Februari hingga 26 Maret bulan ini. Namun, hal itu dilakukan tanpa ada surat resmi pemberitahuan relakosi dari pihak PD Pasar Surya.

Untuk itu, mereka meminta keadilan dan bantuan dari DPRD Kota Surabaya. Perwakilan pedagang ikan basah pasar  Pabean, Abu Yasin, mengungkapkan jika wacana yang dihembuskan itu menyebut bahwa mereka harus segera mengosongkan lapak di pelataran Pasar Pabean sejak 26 Februari hingga 26 Maret.

“Yang berjualan di depan pelataran pasar sekitar sembilan belas pedagang. Tapi yang punya surat lapak sekitar dua puluh tiga orang,” bebernya.

Yasin juga menyebutkan, selama ini mereka berjualan di pelataran tetap bayar retribusi yang ditarik. Baik retribusi harian maupun bulanan, ungkapnya.

 

Anugrah Aryadi, Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya 2014-2019

Menanggapi keluhan itu, Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya Anugrah Ariyadi memastikan diri jika kalangan legislator siap membantu para pedagang agar bisa mendapatkan yang terbaik.

“Ternyata pihak PD Pasar Surya yang diwakili oleh Direktur Pembinaan Pedagang (Taufik) dan Direktur Teknik PD Pasar Surya, Abdul Muhib, mengatakan jika masih belum ada program relokasi. Bahwasanya, rencana relokasi 19 pedagang yang berjualan dipelataran depan pasar Pabean, sedang yang memiliki surat lapak di pasar Pabean berkisar 23 orang,” beber Anugrah

“Setelah kita tanya, ternyata tidak ada surat resmi rencana relokasi itu. Artinya kalau tidak ada surat resmi perintah relokasi, pedagang disana tetap jualan seperti semula,” tegas alumnus FH Unair itu.[ifw/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar