Politik Pemerintahan

PDIP Kembali Cuma Dapat 7 Kursi di DPRD Jember, Ini Penjelasannya

Jember (beritajatim.com) – PDI Perjuangan gagal meningkatkan jumlah kursi di DPRD Jember, Jawa Timur, dalam pemilu 2019. Dari 50 kursi di parlemen, PDIP hanya memperoleh tujuh kursi, sama seperti periode 2014-2019.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Jember Tabroni Adyuta mengaku belum puas, karena hasil perolehan kursi belum sesuai harapan. “Kami sudah bergerak maksimal. Pengurus struktural partai dan semua caleg sudah berupaya sekuat kemampuan untuk mendapatkan dukungan dan simpati dari masyarakat,” katanya, Senin (6/5/2019).

Menurut mantan aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Universitas Airlangga ini, ada beberapa faktor yg mempengaruhi perolehan kursi dan suara. “Pertama, semua calon legislator yang bertarung di Kabupaten Jember adalah kader asli PDI Perjuangan. Hak mereka sebagai kader untuk mencalonkan diri kami berikan seluas-luasnya,” kata Tabroni.

DPC PDI Perjuangan Jember juga lebih memprioritaskan kader sendiri daripada non kader. “Kedua, oleh karena kader yang kami prioritaskan, maka kami tidak melihat faktor lain seperti kekuatan dana dan massa. Sementara banyak partai lain yang mencalonkan seseorang dengan alasan punya dana besar dan punya jabatan penting di masyarakat,” kata Tabroni.

“Ketiga, beberapa tokoh yg semula kami harapkan dapat memacu peningkatan perolehan suara partai ternyata tidak dapat berjalan sesuai harapan,” kata Tabroni.

Kendati tak puas, Tabroni memandang perolehan kursi PDI Perjuangan tak seburuk partai lain. “Jika kita lihat satu persatu dari partai di Jember, maka PDIP dan PKB perolehan kursinya tetap seperti pemilu 2014. Gerindra malah turun dua kursi. Yang naik hanya Nasdem,” katanya.

Dari sisi perolehan suara pemilih, PDI Perjuangan tercecer di peringkat keempat, di bawah Gerindra, Partai Kebangkitan Bangsa, dan Nasional Demokrat. PDIP memperoleh 172.871 suara. Tertinggal dari Gerindra yang memperoleh 199.699 suara, PKB yang meraih 192.178 suara, dan Nasdem yang didukung 174.165 suara.

“Gerindra dan PKB perolehan suaranya memang di atas kami pada pemilu 2014. Yang meroket adalah perolehan suara Nasdem. Kita tahu bagaimana Nasdem bisa meningkatkan perolehan suara dan kursinya,” kata Tabroni. (wir/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar