Politik Pemerintahan

PDIP Jatim: Tiga Kartu Sakti Bikin Jokowi Makin Dicintai Rakyat

Surabaya (beritajatim.com) – Kehadiran Calon Presiden Joko Widodo dalam kampanye di GOR Bung Hatta, Kabupaten Ngawi, Selasa (2/4/2019) malam, semakin meningkatkan optimisme PDI Perjuangan Jawa Timur untuk menang Pilpres sekaligus Pemilu Legislatif.

“Pak Jokowi telah hadir di banyak daerah di Jatim. Terakhir di Ngawi kemarin, setelah sebelumnya berkampanye di Banyuwangi, Jember dan Malang. Program-program nyata beliau telah dirasakan manfaatnya oleh warga. Jadi, ini melipatgandakan semangat untuk terus menggemakan satu paket pemenangan, yaitu Pak Jokowi dan PDI Perjuangan,” ujar Ketua DPD PDIP Jatim, Kusnadi kepada wartawan, Rabu (3/4/2019).

Kusnadi mengatakan, program-program baru Jokowi terutama tiga ‘kartu sakti’, yaitu Kartu Sembako Murah, Kartu Indonesia Pintar Kuliah dan Kartu Pra-Kerja membuat calon petahana itu semakin dicintai rakyat.

“Kartu Sembako Murah membuat warga dan ibu-ibu tak perlu galau soal kebutuhan pangan. KIP Kuliah akan mencetak berjuta sarjana untuk kemajuan bangsa. Kartu Pra-Kerja mencetak SDM berdaya saing tinggi sehingga sangat kompetitif di dunia kerja,” papar Kusnadi.

“Semua itu selaras dan terus diperjuangkan oleh PDI Perjuangan,” imbuh Kusnadi.

Dia menambahkan, saat ini seluruh infrastruktur partai, dari provinsi sampai anak ranting, telah siap menyambut Pilpres dan Pileg 17 April. Sekitar 260.000 saksi juga telah disiapkan partai berlambang banteng moncong putih tersebut.

“Insya Allah, dengan dukungan warga, tokoh agama, tokoh masyarakat, aktivis, kelompok perempuan, komunitas milenial dan berbagai elemen lain, suara 01 dan PDI Perjuangan kian menanjak menang di Jawa Timur dan Indonesia,” tutur Kusnadi.

Sekretaris DPD PDIP Jatim, Sri Untari menambahkan, saat ini di berbagai lapisan masyarakat, Jokowi dan PDIP mendapat sambutan yang luar biasa. Hal itu tidak terlepas dari komitmen Jokowi dan PDIP untuk terus menjalankan program kerakyatan serta menjaga Indonesia sebagai rumah yang ramah bagi seluruh warga.

“Konsepsi PDI Perjuangan sebagai rumah kebangsaan Indonesia Raya, kami jalankan dengan program-program pro keadilan sosial dan menjadikan kabupaten/kota, provinsi serta negara ini ramah bagi siapa pun tanpa melihat latar belakang agama, suku, golongan maupun kemampuan ekonomi,” pungkasnya. (tok/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar