Politik Pemerintahan

Pasangan Suami Istri Bertarung di Pilkades Putat Kidul Kabupaten Malang

Malang (beritajatim.com) – Tak ada lawan sepadan, Pilkades (Pemilihan Kepala Desa) Serentak di Desa Putat Kidul, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang ini justru diikuti calon yang ternyata pasangan suami istri (Pasutri), Minggu (30/6/2019).

Mereka yakni Tukiran (53) dan istrinya Siti Fatimah (49). Dalam pemilihan hari ini, Tukiran yang mendapat nomor urut 02 merupakan calon incumbent. Pada periode 2013 – 2019 dia menjabat Kades Putat Kidul. Sedangkan sang istri, Siti Fatimah, mendapat nomor urut 01 merupakan Kepala Paud RA Ar-Rahman.

“Sesuai aturan Pilkades calon tidak boleh tunggal atau melawan bumbung kosong, akhirnya istri saya minta untuk mencalonkan. Sebab sampai pendaftaran terakhir, tidak ada calon yang mendaftar,” ungkap Tukiran.

Pilkades tahap tiga tahun 2019 ini merupakan periode keduanya. Kendati calon lawannya adalah istri sendiri, ia menegaskan bahwa pencalonan itu bukan menjadi boneka. Tetapi calon sungguhan, lantaran semua prosedur pendaftaran telah dilalui.

“Siapapun yang nanti terpilih dan mendapat amanah dari masyarakat, bagi saya tidak masalah. Kalau misi saya, adalah ingin memperbaiki pendidikan sekaligus melanjutkan program yang belum terlaksana,” terangnya.

Terpisah, Siti Fatimah, dikonfirmasi terkait pencalonan sebagai Kades mengatakan bahwa dia tidak mencalonkan. “Saya hanya mendampingi suami, karena tidak ada calon lain,” katanya dengan nada bercanda.

“Tapi kalau nantinya saya mendapatkan suara terbanyak dalam pemilihan ini, akan selalu siap menjalankan amanah dan kepercayaan masyarakat,” sambung ibu dua anak ini.

Ketua Panitia Pilkades Putat Kidul, Isman Hidayat mengatakan, calon kepala desa direbutkan pasangan suami istri, lantaran tidak ada calon lain. Pasutri ini berebut mendapatkan suara masyarakat yang terdaftar dalam DPT (daftar pemilih tetap) sebanyak 3.533 orang.

“Sebetulnya calonnya ada tiga orang. Namun satu orang administrasinya tidak memenuhi persyaratan sehingga tidak lolos. Karena sampai batas akhir perbaikan, tidak dilengkapi. Yakni antara nama calon serta ayahnya dalam ijazah dan akta tidak sesuai,” jelas Isman Hidayat.

Menariknya lagi, dalam Pilkades serentak di Desa Putat Kidul, panitia menyediakan sebanyak 74 hadiah menarik. Yakni mesin cuci, kompor gas, TV LED, kipas angin, magic com serta setrika. “Pengundian hadiah setelah penghitungan suara selesai. Pengundian berdasarkan nomor DPT dan nama warga yang datang ke TPS,” pungkasnya. [yog/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar