Politik Pemerintahan

Panwascam Perempuan dalam Pilkada Jatim 158 Orang, Terbanyak di Jember

Jember (beritajatim.com) – Jumlah komisioner perempuan dalam panitia pengawas kecamatan di 19 kabupaten dan kota yang menyelenggarakan pemilihan kepala daerah mencapai 14 persen atau 158 orang dari 1.158 orang panwascan.

Persentase ini sama dengan persentase saat pemilu 2019. “Kalau pendaftar perempuan 21 persen dari jumlah total pendaftar. Yang lolos administrasi 20 persen,” kata Komisioner Badan Pengawas Pemilu Jatim Nur Elya Anggraini, Senin (27/1/2020).

Jumlah komisioner perempuan panwascam terbanyak ada di Jember, yakni 19 orang. Paling sedikit adalah Trenggalek, satu orang. Elya mengatakan, ada harapan Bawaslu netral gender. “Harapannya kebijakan di Bawaslu bisa mengakomodasi kepentingan perempuan. Rapat jangan terlalu malam; fasilitasi di kantor,” katanya.

Bawaslu sudah bergerak maju. Dulu tidak ada regulasi yang mengatur keterwakilan perempuan di pengawas ad hoc. “Memang itu baru saja diatur. Artinya penetrasi aturan itu sampai kabupaten kota belum massif. Ada anggota panwascan di satu kabupaten hanya ada satu dan kebetulan komisionernya di sana lelaki semua,” kata Elya.

Apa yang bisa diharapkan panwascam perempuan saat pelaksanaan pilkada? “Biasanya untuk berkomunikasi dengan pihak luar, perempuan lebih mudah. Perempuan lebih detail dalam menjalankan aturan,” kata Elya. (wir/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar