Politik Pemerintahan

PAC Muslimat Kartoharjo Magetan Serukan Tidak Ada Kerusuhan

Magetan (beritajatim.com) – Kaum emak-emak juga angkat bicara agar tidak terjadi rusuh setelah putusan Mahkamah Konsitusi (MK) perihal Pilpres 2019 nanti. Kali ini dari kalangan pengajian, Pengurus Anak Cabang (PAC) Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan, Nurul Aini.

“Saya dari kalangan emak-emak, mengajak masyarakat, khususnya ibu-ibu menunggu hasil keputusan MK perihal pilpres 2019,” kata Nurul Aini di rumahnya di Desa Ngelang, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan, Kamis (13/6/2019).

Nantinya, lanjut Dia, jika keputusan MK tidak sesuai dengan keinginan, dirinya berharap kalangan ibu-ibu dan masyarakat di Magetan untuk tidak melakukan kerusuhan seperti pada tanggal 22 Mei 2019 lalu.

“Apapun keputusan MK ya diterima saja. Baik itu menyenangkan hati maupun mengecewakan hati. Lalu tempatkan diri kita untuk menerimanya dengan hati yang sangat lapang,” jelasnya kepada beritajatim.com.

Dia juga mengecam jika nanti setelah adanya putusan MK, lalu berujung rusuh. Menurutnya damai itu jauh lebih baik daripada rusuh.

“Mari mematuhi hukum yang berlaku. Kita tetap bisa mengawal proses MK terkait Pilpres 2019 tanpa harus ke lokasi dan berbuat rusuh,” tegas Nurul.

Bagi Muslimat, rusuh dan pecah belah bukan sikap yang patut dipertontonkan. Karena Indonesia sendiri adalah bangsa yang santun dalam segala hal.

“Saya mengajak kembali untuk tetap damai. Tidak ada kerusuhan lagi pasca sengketa pilpres 2019 di MK,” pungkasnya.(end/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar