Politik Pemerintahan

Muhammadiyah Ingin Cabup Jember Tidak Tiru Raja Namrud

Ketua PD Muhammadiyah Jember Kusno

Jember (beritajatim.com) – Ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah Jember Kusno menginginkan pemilihan kepala daerah pada 2020 menghasilkan pemimpin yang meneladani Nabi Muhammad.

Apa kriteria calon bupati Jember versi Muhammadiyah? “Kriteria Muhammadiyah jelas. Ada sidiq, amanah, tabligh, fathonah seperti Kanjeng Nabi. Yang diteladani Muhammadiyah kan Kanjeng Nabi. Pemimpin ya seharusnya seperti Kanjeng Nabi,” kata Kusno.

Muhammadiyah berharap calon bupati Jember memiliki kejujuran dan bisa dipercaya. “Tidak hanya mengumbar janji, tapi membuktikan janji,” kata Kusno.

“Kemudian Fathonah, punya kecerdasan lebih. Bukan kecerdikan, tapi kecerdasan. Kemampuan mengelola situasi dan kondisi dengan baik, sehingga produk kebijakannya itu bersifat substantif dan solutif menyelesaikan permasalahan yang dihadapi umat,” kata Kusno.

“Tabligh, sangat komunikatif. Tidak macak seperti raja, apalagi Raja Namrud atau raja Firaun. Jadi harus komunikatif, membangun hubungan yang setara, elegan. Kepada rakyat kecil, bisa ngemong. Kepada yang elite, bisa bekerjasama. Tidak kemudian saling depak satu dengan yang lain,” kata Kusno.

Tabligh, menurut Kusno, juga bisa diartikan sebagai sifat yang bisa menerima masukan dan tidak anti kritik serta tidak egois. “Berikutnya tentu sederhana. Sederhana itu tidak terlalu boros dalam menggunakan anggaran negara, utamanya untuk memenuhi ambisi pribadi. Kalau mengoptimalkan anggaran yang ada untuk kesejahteraan masyarakat itu yes. Itu namanya sederhana,” katanya.

Namun Muhammadiyah Jember akan menyerahkan persoalan itu kepada partai. “Muhammadiyah kan ormas. Muhammadiyah tidak pernah berpikir politik praktis. Kita lihat kompetisi yang diikuti Muhammadiyah tidak terkait dengan kekuasaan. Sebagai ormas, Muhammadiyah tahu diri, hanya memiliki kewenangan sebagai ormas. Yang mempersiapkan kepala daerahnya, biar partai politik yang memikirkannya,” kata Kusno. [wir/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar