Politik Pemerintahan

Merajut Persatuan, Kiai Ma’ruf Silaturrahim ke PWNU Jatim

Surabaya (beritajatim.com) – Cawapres 01, KH Ma’ruf Amin melakukan silaturrahim ke PWNU Jawa Timur pada Minggu (28/4/2019) siang. Kegiatan ini merupakan rangkaian langkah pria yang karib disapa abah itu untuk mengundang para kiai dan masyayikh NU setelah gelaran Pemilu 2019.

Tampak hadir Rois Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar, jajaran Syuriah PWNU Jatim KH Anwar Iskandar (Gus War) dan pengurus cabang NU se-Jatim.

Sejauh ini, Kiai Ma’ruf yang menjadi wakil Jokowi unggul di quick count dan situng realcount KPU yang telah mencapai suara masuk 46 persen. Angkanya sekitar 56 persen lebih.

Kiai Ma’ruf mengungkapkan rasa terima kasihnya, karena hasil lembaga survey bahwa Nahdliyyin telah menyumbangkan banyak suara untuk Capres-Cawapres 01, benar terwujud. “Saya berterimakasih kepada para masyayikh, kiai NU dan Nahdliyyin di Jawa Timur, Yogyakarta dan Jawa Tengah, juga Nahdliyyin seluruh Indonesia. Alhamdulillah, suara NU bulat memberikan dukungan ke pasangan 01,” kata Kiai Ma’ruf.

Sebelum ke Jatim, Kiai Ma’ruf sebelumnya terlebih dulu datang ke PBNU di Jakarta, Yogyakarta dan Banten, mengungkapkan tasyakkurnya, karena Nahdliyyin bisa menyatu memenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin meski sempat disebut NU bakal pecah.

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj dalam Silaturrahimnya bersama para Kiai, Pengurus dan aktivis NU di Gedung PBNU, Senin (22/4/2019) lalu, sempat menyatakan bahwa kehadiran Kiai Ma’ruf mampu menyatukan suara mayoritas NU.

Secara militan dan maksimal, dukungan diberikan oleh Nahdliyyin kepada Kiai Ma’ruf. “Mari kita pelihara kedewasaan berdemokrasi ini. Kita rawat persatuan Indonesia. Artinya, kita faham bahwa Islam dan demokrasi tidak bertentangan. Wasyawirhum fil Amr. Esensi musyawarah di era Nabi Muhammad SAW sama dengan demokrasi. Hanya formulanya berbeda,” ujar Kiai Said.

Kiai Said juga mendoakan para petugas dan aparat yang sakit dan meninggal dunia saat menjalankan tugas penyelenggaraan Pemilu. “Kita mintakan kepada Allah, korban yang berguguran saat bertugas menyelenggarakan Pemilu ini, semoga amal mereka diterima oleh Allah SWT,” tutur Kiai Said.

Mengenai hasil Pemilu, Kiai Said berharap seluruh elemen bangsa ini bersabar dan menurunkan tensi emosinya, menanti hasil perhitungan resmi dari KPU. “Pemilu telah selesai, kita sabar menunggu hasil keputusan KPU. Kita tetap memohon kepada Allah, berwasilah kepada Rasulullah. Gagasan NU untuk bangsa yang dititipkan kepada Kiai Ma’ruf Amin,” pungkasnya. (tok/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar