Politik Pemerintahan

Memasuki Kemarau, BPBD Gencar Sosialisasi Mitigasi Kebakaran

Pamekasan (beritajatim.com) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, mulai gencar melakukan sosialisasi mitigasi bencana kebakaran ke berbagai instansi pemerintahan di wilayah setempat, khususnya memasuki musim kemarau 2019.

Bahkan hampir setiap hari, BPBD bersama Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) melakukan sosialisasi, demi menekan resiko bencana kebakaran. “Ini kita lakukan menjelang musim kemarau, bencana yang sering terjadi adalah kebakaran,” kata Supervisor BPBD Pamekasan, Budi Cahyono, Jum’at (28/6/2019).

Bahkan dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga meminta seluruh instansi termasuk tempat ibadah seperti masjid dan mushalla, agar dipasang Alat Pemadam Api Ringan (APAR), yakni alat yang digunakan untuk memadamkan api atau mengendalikan kebakaran kecil.

“Jika di kantor, rumah ataupun di tempat ibadah tersedia APAR. Maka apabila terjadi kebakaran ringan, bisa segera diatasi dan api tidak sampai menjalar ke bahan bangunan lainnya. Tapi kami bersyukur, karena hampir semua kantor pemerintahan sudah terpasang APAR, termasuk di tempat ibadah dan kantor publik lainnya,” ungkapnya.

Sementara materi sosialisasi yang dijabarkan seputar ‘titik kumpul’, yakni teknik menyelamatkan diri bagi pegawai jika terjadi kebakaran. “Materi ini penting, kami dahulukan sosialisasi di rumah, agar para karyawan dan pegawai paham bagaimana teknik menyelamatkan diri jika terjadi kebakaran,” jelasnya.

“Jadi selain sebagai bentuk kepedulian, hal ini kami lakukan untuk mengimplementasikan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Dijabarkan serangkaian upaya mengurangi resiko bencana, baik melalui pembangunan fisik hingga penyeladaran peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana,” imbuhnya.

Berdasar catatan BPBD Pamekasan, sejak memasuki musim kemarau tahun ini, terjadi sebanyak lima peristiwa kebakaran, baik berupa lahan maupun bangunan. Sementara pada 2018 lalu, musibah kebakaran terjadi lebih 100 kali kejadian, atau hampir setiap hari terjadi kebakaran selama sekitar tiga bulan. [pin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar