Politik Pemerintahan

Melalui Jaring Aspirasi, Guruh Soekarno Sudah Salurkan 2.500 Beasiswa Pendidikan di Dapil Jatim VI 

Kediri (beritajatim.com) – Putra Proklamator Indonesia Soekarno, Guruh Soekarno Putra menyapa masyarakat di Desa Pule, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri, Sabtu (6/4/2019). Selain mengkampanyekan pasangan capres nomor urut 01, Joko Widodo – Ma’ruf Amin, Guruh juga minta dukungan kepada warga Kediri dalam pencalegan.

Anak bungsu dari pasangan presiden pertama RI, Soekarno dan Fatmawati ini maju sebagai Caleg DPR RI Dapil Jawa Timur VI dari PDI Perjuangan. Seperti saat berada di Komisi X DPR RI, Guruh berjanji akan mengawal program utamanya di pendidikan dan kebudayaan.

Diawal sambutannya, adik kandung dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri ini meluruskan kesalahan dalam menjawab ‘Salam Nasional’. Dimana, kebanyakan orang menjawab Salam Nasional dengan meneriakkan kata ‘Merdeka’ sambil mengepalkan tangan kanannya.

Kalau dulu, sebelum kemerdekaan memang demikian. Mengepal jari menandakan perlawanan terhadap penjajah. Tetapi sekarang Indonesia sudah merdeka. Sudah menjadi NKRI. Maka dalam menjawab Salam Nasional, mengangkat tangan kanan dengan kelima jari terbuka. Kelima jari tangan ini bermakna Pancasila dengan kelima silanya,” jelas Guruh disambut pekik merdeka ratusan orang warga.

Politisi PDIP ini mengajak masyarakat untuk bersatu padu dalam menghadapi Pemilu 2019 yang hanya tinggal 10 hari lagi. Dia berpesan agar masyarakat tidak mudah percaya terhadap berita hoax dan memilih pemimpin yang berpegang teguh kepada ideologi Pancasila, UUD 1945 yakni, pasangan Jokowi-Amin. Dia khawatir ideologi Pancasila terancam, apabila pasangan capres lain yang menang dalam Pemilu 2019.

Kehadiran Guruh di tengah-tengah masyarakat Desa Pule ini difasilitasi oleh Barisan Guruh Soekarno atau BAGUS. Dendik Ruliyanto, Koordinator BAGUS Kediri menjelaskan, tujuan kegiatan tersebut adalah untuk mempertemukan Guruh Soekarno Putra sebagai Anggota Komisi X DPR RI yang telah memberikan kontribusi kepada masyarakat, khususnya Dapil Jatim VI (Kota dan Kabupaten Kediri, Kota dan Kabupaten Blitar serta Tulungagung).

“Pertemuan ini untuk memantapkan beliau benar-benar berkomitmen memperjuangkan aspirasi kita semua. Seperti para program pendidikan dan kebudayaan sebagaimana bidang yang ada di Komisi X DPR RI. Program beasiswa yang bisa membantu untuk anak anak supaya bisa bersekolah sampai lulus SD, SMP dan SMA. Bahkan, pada Pemerintahan Jokowi, punya program beasiswa untuk mahasiswa. Jadi, warga Desa Pule yang tidak mampu, tetapi memiliki keinginan untuk melanjutkan pendidikan, bisa terus sekolah sampai jenjang sarjana,” beber Dendik.

Terpisah, Koordinator Umum BAGUS, Didik Nurhadi mengatakan, Guruh Soekarno adalah Caleg yang tidak memakai praktek money politic, mulai pencalegan 2009 dan 2014 lalu. Guruh juga komitmen untuk memberi program Komisi X didapilnya 100 persen. Program rakyat tidak akan diambil sepeserpun.

“Sebagaimana kita ketahui, Program Indonesia Pintar (PIP) di wilayah Dapil Jatim VI yang sudah terlaksana sebanyak 2.500 beasiswa yang dikucurkan melalui Mas Guruh. Mulai SD dapat beasiswa Rp 450 ribu, SMP Rp 750 ribu dan SMA/SMK Rp 1 juta. Program yang digagas oleh Jokowi ini dengan maksud seluruh rakyat indonesia bisa berkesempatan sekolah setidak-tidaknya sampai SMA,” tegas Didik.

Dalam ajang pertemuan dengan Guruh Soekarno Putra tersebut, juga digelar sebuah testimoni masyarakat penerima Program Kartu Indonesia Pintar (KIP). Dialah Mohammad Yeni, warga Desa Pule. “Saya bisa menerima KIP dari jaring aspirasi Mas Guruh. Semoga Mas Guruh selalu diberikan kesehatan dan terpilih lagi di DPR RI,” tutup Yeni. [nng/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar