Politik Pemerintahan

Masyarakat Dinilai Makin Matang Berdemokrasi

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Abdul Kadir Karding

Jakarta-Tim Kampanye Nasional (TKN) menilai kedewasaan masyarakat dalam berdemokrasi makin meningkat. Perbedaan pilihan tidak membuat masyarakat terpecah dan sepakat mendukung presiden dan wakil presiden yang akan diumumkan sebagai pemenang pemilu oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 22 Mei mendatang.

Hal itu dikemukakan Wakil Ketua TKN Abdul Kadir Karding menanggapi hasil penelitian litbang Kompas mengenai pelaksanaan pilpres 2019.

“Kalau dilihat bahwa jumlah pemilih mencapai 81,78%. Ini berarti ada kenaikan dari Pemilu 2014 dimana saat pileg 75% dan Pilpres 69,5%. Ini artinya masyarakat semakin dewasa dalam berdemokrasi,” kata Karding di Jakarta Rabu (1/5).

Kedewasaan masyarakat makin terlihat dari tingginya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan Pemilu yang mencapai 82,4%. Hanya 12,9% yang tidak percaya. Dan sekitar 84% mengaku tidak mengalami hambatan dalam menggunakan hak pilihnya.

“Dan semua sepakat untuk menunggu hasil pada 22 Mei yang akan diumumkan oleh KPU,” ujarnya.

Satu hal yang menggembirakan adalah hampir seluruh masyarakat atau 92,5% menerima siapapun pemenang pilpres.

“Hanya 2,6% yang berniat mengajukan gugatan ke MK apabila calonnya kalah. Dan yang berencana melakukan demonstrasi kecil sekali yakni 0,6%,” tandas politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Lebih lanjut Karding menyatakan hasil yang di rekam litbang Kompas itu menjadi pembanding bagi masyarakat dalam menyikapi berbagai pernyataan yang dilontarkan paslon 02 Prabowo Sandiaga Uno bahwa Pemilu berjalan curang dan tidak adil.

“Fakta yang ada sebenarnya menunjukkan bahwa Pemilu Indonesia itu berjalan damai, jurdil dan demokratis,” katanya.

Sehingga pada akhirnya Karding merasa tidak khawatir terhadap kondisi pasca pengumuman pemenang Pemilu pada 22 Mei mendatang. Apalagi masyarakat sudah bisa melihat potensi pemenang Pemilu 2019 dari berbagai hasil quick count dan real count dari situng KPU. Data menunjukkan bahwa paslon 01 Jokowi Maruf mengungguli paslon 02 Prabowo Sandiaga dengan angka 56% berbanding 44%.

“Jadi sekali lagi saya bisa katakan bahwa masyarakat kita sudah semakin matang dalam berdemokrasi,” tutupnya. (hen/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar