Politik Pemerintahan

Mahasiswa Unjuk Rasa di Depan Kantor KPU Bojonegoro

Bojonegoro (beritajatim.com) – Aliansi Organisasi Mahasiswa yang mengatasnamakan Kelompok Cipayung melakukan deklarasi dan unjuk rasa di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bojonegoro, Senin (20/5/2019).

Selain menyampaikan seruan, mereka juga menggalang dukungan dengan membentangkan kain putih untuk di tandatangani bersama sebagai bentuk suport atas kinerja KPU Kabupaten Bojonegoro dalam melaksanakan tugas Pemilu 2019 dengan lancar.

Kelompok Cipayung ini merupakan organisasi dari DPC GMNI Kabupaten Bojonegoro, dengan Koorlap Oscar Pekajangka, PC PMII Bojonegoro yang diwakili Nur Hayan dan HMI Cabang Bojonegoro yang diwakili Rudi Hartono. Aksi tersebut diikuti sekitar 50 mahasiswa.

Salah seorang perwakilan mahasiswa Huda dari HMI Bojonegoro, dalam orasinya nenyampaikan bahwa kedatangan para mahasiswa tersebut untuk memberikan dukungan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU). “Kami dari aliansi Cipayung Bojonegoro datang ke kantor KPU Bojonegoro ingin memberikan dukungan atas dedikasi KPU yang telah bekerja dengan baik selama penyelenggaraan pemilu 2019,” kata Huda.

Lebih lanjut Huda menuturkan bahwa KPU telah melaksanakan tugas dengan baik, adil dan jujur terkait pelaksanaan pemilu 2019 dan tidak ada kecurangan. “Manakala ada kecurangan, kami sebagai mahasiswa akan mengawal hal tersebut,” katanya.

Oscar Pekajangga menambahkan, dukungan terhadap KPU ini juga mengecam segala bentuk tindakan dan upaya delegitimasi hasil pemilu. Selain itu, pihaknya juga menyampaikan bela sungkawa dengan banyaknya penyelenggara pemilu yang meninggal.

Dalam aksi tersebut dia berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan berbagai kegiatan yang mengacu atau berkepentingan dengan tujuan untuk melengserkan pemerintah yang sah. Yakni dibenturkan dengan pihak instansi yang dinilai kurang baik dalam bekerja.

“Dimana kedaulatan rakyat dilaksanakan oleh rakyat. Selain itu dipasal 22 E KPU sudah mempunyai kekuasaan penyelenggaraan Pemilu. Kita mendukung KPU untuk melanjutkan ke tahapan berikutnya yaitu tahapan pengumuman hasil Pemilu 2019,” ungkapnya.

Divisi Umum, Keuangan dan Logistik, Supardi dan Divisi Perencanaa dan Data Kudlori yang menanggapi aksi tersebut mengatakan bahwa dalam menjalankan tugas, KPU merupakan lembaga independen yang mempunyai integritas.

“Apa yang telah kami lakukan dalam tahapan-tahapan pemilu, sudah sesuai prosedur dan undang-undang yang berlaku,” tutur Kudlori.

“Kami dari pihak KPU Bojonegoro mempersilakan rekan-rekan untuk memasuki gedung Media Center untuk melakukan dialog dengan dengan kami,” tambah Komisioner KPU Bojonegoro, Divisi Umum, Keuangan dan Logistik, Supardi. [lus/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar