Politik Pemerintahan

Mahasiswa Nilai 5 Tahun Kinerja DPDR Tuban Sangat Kurang Maksimal

Sejumlah mahasiswa gabungan dari PMII dan GMNI saat demo pelantikan DPRD Tuban

Tuban (beritajatim.com) – Belasan aktivis mahasiswa gabungan dari PMII dan GMNI Kabupaten Tuban menggelar aksi unjuk rasa guna menyambut kegiatan pelantikan anggota DPRD Tuban periode 2019-2024 yang berlangsung di gedung DPRD jalan Teuku Umar, Kota Tuban, Sabtu (24/8/2019).

Dalam aksinya itu, para mahasiswa menuntut kepada para anggota DPRD yang baru itu bisa bekerja secara maksimal dan bisa membawa perubahan di Tuban. Pasalnya, keberadaan kinerja dari DPRD Tuban selama lima tahun terakhir ini masih jauh dari kata maksimal untuk menjadikan Tuban lebih maju.

Aksi mahasiswa gabungan dari PMII dan GMNI Tuban itu melakukan demo dengan berjalan kaki dari jalan Sunan Kalijogo, Kota Tuban sambil membentangkan spanduk. Selain itu, mereka terus melakukan orasi di Bundaran Patung Letda Sucipto sebelum menuju kantor DPRD Tuban itu.

“Para anggota dewan yang akan dilantik harus melakukan kerja nyata. Tidak hanya janji-janji saja,” ungkap Saiful, salah satu peserta aksi dalam demo pelantikan DPRD Tuban itu.

Para mahasiswa menilai, jika keberadaan kinerja dari anggota DPRD Tuban periode 2014-2019 ini masih jauh dari kata maksimal. Pasalnya, kinerja dari para wakil rakyat selama lima tahun itu masih belum bisa membantu untuk menuntaskan permasalahan di Tuban, seperti halnya tingginya angka kemiskinan.

Ketua DPRD Tuban saat menemui sejumlah mahasiswa yang melakukan aksi di depan kantor DPRD Tuban

“Kinerja anggota DPRD Tuban selama ini masih jauh dari kata maksimal. Banyak masalah yang masih belum bisa dituntaskan, seperti masalah kemiskinan yang saat ini Tuban peringkat ke 5 di Jawa Timur dan juga masalah tenaga kerja,” ungkap Ahmad Kurniawan, selaku korlap aksi gabungan itu.

Para mahasiswa meminta kepada para anggota DPRD Tuban untuk melakukan kerja nyata dengan memberikan perubahan di Tuban yang lebih baik lagi. Selama ini, para aktivis mahasiswa itu menilai jika kinerja DPRD Tuban banyak yang hanya sebagai kegiatan seremonial saja.

Sementara itu, aksi mahasiswa yang melakukan demo saat pelantikan anggota DPRD Tuban itu langsung ditemui oleh Miyadi, ketua DPRD Tuban sebelum proses pelantikan itu. Miyadi akan menerima masukan dari para mahasiswa dan juga semua elements masyarakat dalam melakukan kinerja selama lima tahun ke depan.

“Terima kasih kepada teman-teman mahasiswa yang telah memberikan dukungan kepada kami untuk bekerja yang lebih baik lagi. Ke depan kita akan mengandeng organisasi massa, sehingga ini akan bisa menjadi kontrol yang baik,” ungkap Miyadi, Ketua DPRD Tuban saat menemui mahasiswa.

Selanjutnya para mahasiswa gabungan itu menitipkan pesan rekomendasi untuk para anggota DPRD Tuban periode 2019-2024 yang berisikan sebanyak sembilan poin untuk perubahan yang lebih baik lagi. Setelah menyerahkan rekomendasi itu kepada DPRD Tuban, belasan mahasiswa itu kemudian membubarkan diri dengan tertib.[mut/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar