Politik Pemerintahan

Libatkan Masyarakat, Polres Jombang Deklarasi Anti Kerusuhan

Jombang (berijatim.com) – Polres Jombang memelopori deklarasi anti kerusuhan bersama Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah). Acara tersebut dikemas dalam acara jalan sehat bersama masyarakat, Minggu (16/6/2019).

Jalan sehat tersebut mendapat respon positif dari masyarakat. Terbukti, ribuan masyarakat ikut terlibat dalam acara tersebut. Apalagi, jalan sehat keliling kota itu berhadiah cukup menarik. Mulai lemari es, sepeda, kipas angin, serta hadiah menarik lainnya.

Kapolres Jombang AKBP Fadli Widiyanto memberangkatkan secara langsung para peserta jalan sehat dari depan mapolres. Begitu bendera start dikibarkan, para peserta langsung bergerak menyusuri kota. Acara berlangsung meriah.

Dalam kesempatan itu Kapolres mengatakan, pemilu dan pilpres di Jombang berlangsung kondusif, aman serta damai. Oleh karenanya, pasca momen lima tahunan tersebut masyarakat diharap tetap menjaga kondusifitas tersebut.

“Hari ini kita bersama Forkopimda dan masyarakat mendeklarasikan anti kerusuhan. Mari kita tetap menjaga persatuan dan kesatuan,” kata Kapolres Jombang di sela acara.

Kapolres Jombang memjelaskan, deklarasi tersebut melibatkan seluruh elemen masyarakat seperti mahasiawa, LSM, tokoh agama, tokoh masyarakat, para kiai, masyarakat umum, pejabat pemkab setempat, serta anggota TNI Polri. Selain itu juga kejari, Kodim, dan DPRD Jombang.

Deklarasi menolak kerusuhan itu dibacakan Kapolres, dandim, sekda, pejabat Pemkab dan seluruh perwakilan elemen masyarakat dan tokoh agama. Mereka sepakat seluruh Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat Jombang siap menjaga Jawa Timur dan menolak kerusuhan serta NKRI harga mati. [suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar