Politik Pemerintahan

Legislatif Diminta Pertimbangkan Raperda Adeni

Pamekasan (beritajatim.com) – Wakil Bupati Pamekasan, Raja’e mengapresiasi tiga usulan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang digagas para wakil rakyat di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam.

Tiga Raperda tersebut, yakni Raperda tentang Pembentukan Perda, Raperta tentang Retribusi Tempat Khusus Parkir, serta Raperda tentang Perusahaan Umum Daerah, Adeni atau Perusahaan Air Minum dalam Kemasan.

Hanya saja, untuk Raperda ketiga pihaknya meminta pihak legislatif agar kembali mempertimbangkan dengan bijak dan seksama. Sehingga nantinya keberadaan Adeni benar-benar bisa memberikan manfaat, tentunya bagi masyarakat.

“Prinsipnya eksekutif mengapresiasi terhadap inisiasi pembentukan tiga Raperda yang diusulkan legislatif, dengan begitu tentunya membuktikan bahwa DPRD mampu memainkan check and balance dengan lebih efektif, utamanya di bidang legislasi,” kata Wabup Pamekasan, Raja’e, Sabtu (22/6/2019).

Tidak hanya itu, pihaknya menilai ketiga raperda tersebut juga selaras dengan prinsip otonomi daerah. Sehingga daerah diberikan disreksi untuk merumuskan sebuah kebijakan, tentunya dengan mengacu pada regulasi dan perundang-undangan, sekaligus mengindahkan kepentingan aspirasi masyarakat.

“Dengan demikian, produk yang dihasilkan nantinya diharapkan bermanfaat bagi kemakmuran masyarakat. Namun diperlukan kajian secara konprehensif, baik dalam tataran yuridis maupun aspek empiris,” sambung Wabup muda yang berpasangan dengan bupati muda, Badrut Tamam.

Berkenaan dengan Raperda tentang Retribusi tempat khusus Parkir, Rajae menyampaikan bahwa Pamekasan sudah memiliki Perda Nomor 5 tahun 2010 tentang retribusi, layanan parkir dan tepi jalan umum retribus tempat khusus parkir.

“Namun untuk perusahaan umum daerah Adeni, agar perlu kiranya Legislatif mempertimbangkan kembali. Karena terdapat perubahan paradigma dalam pembentukan BUMD baru yang harus disesuaikan dengan kebutuhan daerah,” pungkasnya. [pin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar