Politik Pemerintahan

Lampaui Batas Kontrak, Proyek ADK di Sampang Diperpanjang

Proyek ADK di Kelurahan Delpenang

Sampang (beritajatim.com) – Lantaran melewati masa kontrak, pelaksanaan kegiatan proyek yang bersumber dari Alokasi Dana Kelurahan (ADK) 2019 di Kelurahan Dalpenang, Kecamatan/Kabupaten Sampang, dilakukan perpanjangan waktu hingga 31 Desember 2019. Sebab, kegiatan tersebut belum selesai 100 persen. Sementara dampak dari perpanjangan waktu pelaksana terancam denda 1/1000 serta minus sisa kontrak.

Pengguna Anggaran (PA) Yudhi Adidarta sekaligus Camat Sampang Kota, saat dikonfirmasi terkait pelaksanaan ADK di Kelurahan Dalpenang, menyarankan wartawan untuk konfirnmasi langsung ke Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Lurah Dalpenang. “Prinsipnya saya perintahkan pada Lurah untuk mengecek langsung lokasi ADK yang belum selesai,” terangnya, Selasa (31/12/2019).

Sayangnya, Lurah Dalpenang Sutrisno saat dihubungi via telepon pribadinya meski terdengar nada sambung, namun tidak menjawab.

Terpisah, Fian Satria konsultan ADK kegiatan saluran di Kelurahan Dalpenang menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut dilakukan perpanjangan waktu, yang sebelumnya kontrak berakhir 25 Desember 2019, namun diperpanjang hingga 31 Desemberber. Adapun konsekwensi perpanjangan waktu pihak pelaksana dikenakan denda 1/1000 serta minus sisa kontrak.

Lanjut Fian terkait pagu anggaran pengerjaan saluran air beton (U-Ditch), di depan pasar Deggedeg, Kelurahan Dalpenang, pihaknya berdalih lupa. Saat ditanya tidak ada papan nama kegiatan di lokasi ia membantah. “Sebelumnya ada (papan nama),” singkatnya.

Masih dijelaskan Fian, semua U-Ditch yang dipasang semua pabrikan. Terkait pembuatan kawat cor oleh pihak pelaksana di lokasi pasar, menurutnya, itu murni inisiatif pelaksana yang akan dipasang di pintu pasar Deggedeg. Tujuannya, agar lebih kuat dalam masa pemeliharaan nanti.

Sekadar diketahui, anggaran untuk ADK 2019 melalui APBD perubahan dengan nilai masing-masing Kelurahan Rp 800 juta. Sedangan sebelumnya ditahun yang sama 2019 juga menerima ADK yang bersumber dari APBN masing-masing Kelurahan Rp.370 juta. [sar/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar