Politik Pemerintahan

Lagi Petugas Linmas di Gresik Kelelahan Dilarikan ke RS

Gresik (beritajatim.com)- Petugas Perlindungan Masyarakat (Linmas) menjadi korban lagi saat melaksanakan tugas menjaga kotak suara pemilu serentak.

Kali ini dialami oleh Khalili (60) seorang petugas Linmas asal Desa Asempapak, Kecamatan Sidayu, Gresik.

Khalili yang berjaga selama dua hari di desanya Asempapak serta tiga tiga hari di Kecamatan Sidayu, Gresik. Akhirnya tumbang, dan saat ini masih dirawat di RSUD Ibnu Sina Gresik.

Komisioner KPU Gresik Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) dan Partisipasi Masyarakat (Parmas) membenarkan adanya petugas Linmas asal Desa Asempapak, Kecamatan Sidayu terpaksa dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan medis.

“Iya memang benar setelah kami cek di panitia pemilihan kecamatan (PPK) Sidayu ada petugas Linmas kelelahan lalu dirawat di rumah sakit,” ujarnya, Kamis (25/04/2019).

Kabar seorang petugas Linmas yang kelelahan sampai dirawat itu, juga beredar luas di beberapa grup media sosial (medsos). Sejumlah kalangan mendoakan agar petugas Linmas tersebut diberi kesehatan kembali, dan bisa menjalankan aktifitasnya seperti semula.

Berdasarkan data KPU Kabupaten Gresik selain satu orang dinyatakan meninggal dunia saat berjaga di tempat pemungutan suara (TPS). Ada delapan orang dilaporkan sakit. Mereka adalah petugas TPS 04 Dahanrejo, Kebomas atas nama Suparto, Muzammil, H.Gholib dari TPS 02. Selanjutnya, Eka Yuda Prayitno TPS Mojosarirejo.

Sunardi KPPS TPS 43 Desa Suci, Kecamatan Manyar. Misbakhul Munir KPPS di TPS 10 Bulurejo, Kecamatan Benjeng, dan Suwono KPPS TPS 05 Desa Kedungsekar, Benjeng serta Khalili petugas Linmas Desa Asempapak, Kecamatan Sidayu. (dny/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar