Politik Pemerintahan

Lagi dan Lagi, Formasi Dokter Spesialis Tak Terisi di CPNS Ponorogo

Sejumlah peserta CPNS menunggu tes SKD beberapa waktu yang lalu.(dok.beritajatim.com)

Ponorogo (beritajatim.com) – Hasil seleksi kompetensi dasar (SKD) rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) Ponorogo sudah diumumkan pada Senin (23/3/2020) lalu. Dari 503 formasi yang dibuka Pemkab Ponorogo, ada 32 yang tidak terisi.

Dari jumlah formasi yang tidak terisi tersebut, ada 20 formasi yang tidak ada satupun peserta yang lulus passing grade. Sebagian besar itu adalah formasi tenaga pendidikan. Rencananya panitia seleksi akan mengambil peserta yang lukus pasing grade dari formasi lain yang sejenis untuk mengisi kekosongan dari 20 formasi tersebut.

“Skenarionya jika di sekolah A pesertanya tidak ada yang lulus passing grade. Ini bisa diisi dari peserta yang lulus pasing grade di sekolah B,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Winarko Arief, Kamis (26/3/2020).

Sedangkan 12 sisa formasi yang tidak terisi lainnya, kata Winarko dipastikan tidak akan terisi hingga tahapan rekrutmen CPNS ini berakhir. Yakni 8 formasi dokter spesialis, sisanya meliputi formasi dua arsiparis, satu analisis keolahragaan dan satu pekerja sosial. Untuk formasi dokter spesialis, kata Winarko tahun ini kembali tidak terisi lagi. “12 formasi yang pasti tidak terisi ini, nantinya akan kami usulkan lagi pada rekrutmen CPNS tahun depan,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Pemkab Ponorogo sudah mengumumkan hasil tes seleksi kompetensi dasar (SKD). Tercatat dari 8.146 peserta yang mengikuti SKD, sebanyak 2.601 dinyatakan lulus passing grade. Namun yang berhak lanjut untuk tahapan selanjutnya, yakni tes seleksi kompetensi bidang (SKB), hanya 1.253 peserta. Mengapa demikian, sebab dalam aturan disebutkan yang berhak ikut SKB adalah mereka yang memiliki peringkat terbaik sesuai jumlah kebutuhan formasi dikalikan tiga. “Jadi, misalnya formasi yang dibutuhkan satu orang. Yang lanjut SKB adalah maksimal tiga peserta dengan nilai terbaik,” kata Winarko Arief.(end/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar