Politik Pemerintahan

1 TPS Gelar Pemungutan Suara Ulang

KPU Kota Mojokerto Optimis Pemilih Antusias

Mojokerto (beritajatim.com) – Akhirnya, Tempat Pemungutan Suara (TPS) 07 di Kelurahan Pekayon, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto akan menggelar Pemungutan Suara Ulang pada Rabu (24/4/2019). Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Mojokerto optimis pemilih antusias.

Ketua KPU Kota Mojokerto, Saiful Amin Sholihin mengatakan, terkait rekomendasi Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Mojokerto, KPU Kota Mojokerto sudah menggelar rapat pleno dengan KPU Provinsi Jawa Timur. “Hasilnya, PSU di TPS 07 Pekayon digelar tanggal 24 besok,” ungkapnya, Senin (22/4/2019).

Masih kata Amin, di TPS 07 Pekayon ada 216 pemilih yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPU), satu pemilih masuk dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb). Yakni pemilih yang pindah mencoblos, dengan mengurus formulir model A5 atau formulir pindah memilih. Serta Daftar Pemilih Khusus (DPK) sebanyak dua pemilih.

“DPK merupakan pemilih yang memiliki identitas kependudukan (e-KTP) tetapi belum terdaftar dalam DPT dan DPTb. Karena saat Pemilu kemarin, ada warga Papua yang datang ke TPS 07 dan diberikan 5 kategori suara suara oleh KPPS sehingga PSU digelar namun hanya mengulang untuk 4 kategori surat suara,” katanya.

Amin menjelaskan, sehingga pemilih hanya melakukan PSU di empat kategori suara suara saja. Yakni Dewan Pimpinan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Dewan Pimpinan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota.

“Untuk surat suara Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (PPWP) tidak. Karena pemilih Papua tersebut masuk DPTb sebab pindah pilih sehingga dalam PSU, dia tidak ikut lagi. Sehingga hanya mereka yang masuk DPT atau DPK saja yang melaksanakan PSU,” jelasnya.

Namun, tegas Amin, persoalan di PSU yakni bagaimana agar pemilih yang hadir dalam Pemilihan Umum (Pemilu), 17 April lalu bisa hadir dalam PSU. Menurutnya hak tersebut bukan tugas ringan, namun KPU Kota Mojokerto sudah melakukan langkah antisipasi.

“Kita lakukan sosialisasi ke masyarakat lewat RT dan KPPS, optimis PSU lusa bisa berjalan sesuai dengan harapan. Untuk logistik PSU, sudah kami ajukan ke KPU Provinsi Jawa Timur dan akan selesai pada waktunya,” tegasnya.[tin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar