Politik Pemerintahan

KPU Kekurangan 10.477 Surat Suara Pemilu

Gresik (beritajatim.com) – Menjelang pemilihan presiden (Pilpres) dan pemilihan legislatif (Pileg) serta DPD pada April 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik malah kekurangan surat suara sebanyak 10.447 Kekurangan surat suara pemilu itu, selain akibat rusak sewaktu dilakukan pelipatan serta penyortiran, juga disebabkan selisih perhitungan antara KPU Gresik dengan pihak percetakan.

Rincian surat suara yang rusak terdiri dari 4.193 lembar surat suara DPRD, 1.954 surat suara DPRD Provinsi, 3.115 surat suara DPR RI, 627 lembar surat suara DPD, dan 588 lembar surat suara untuk Pilpres. Ketua KPU Gresik Achmad Roni mengatakan, terkait dengan kekurangan surat suara ini. Pihaknya telah membuat berita acara ke KPU pusat agar distribusi logistik pemilu 2019 ke masing-masing TPS sesuai jadwal.

“Kami sudah membuat berita acara ke KPU pusat. Sebelumnya, KPU Gresik menghitung berdasarkan jumlah DPT setiap TPS ditambah 2 persen. Sedangkan pihak percetakan menghitung berdasarkan jumlah DPT ditambah 2 persen,” katanya, Jumat (16/03/2019).

Kendati ada kekurangan lanjut Roni, KPU Gresik optimis kekurangan surat suara tersebut bisa tertutupi dalam waktu dekat. “Saya kira tidak ada masalah soal kekurangan surat suara. Yang penting jumlah kekurangannya pasti dan itu sudah dibuatkan berita acara sesuai protap yang berlaku,” ujarnya.

Pemilu 2019 di Kabupaten Gresik yang digelar secara serentak pada 17 April 2019. Diikuti sebanyak 900.962 pemilih. Dari jumlah itu tersebar di 2.210 tempat pemungutan suara (TPS) di 18 kecamatan. [dny/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar