Politik Pemerintahan

KPU Kabupaten Mojokerto Terima Pengajuan 1.787 Formulir A5

Mojokerto (beritajatim.com) – Hingga, Senin (4/3/2019), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto telah menerima pengajuan formulir pindah memilih (A5) sebanyak 1.787 pemilih. Sebanyak 1.007 pemilih pindah ke Kabupaten Mojokerto dan 780 pemilih pindah ke luar Kabupaten Mojokerto.

Komisioner KPU Kabupaten Mojokerto, Vicky Risdianto mengatakan, pihaknya melayani yang ingin mengurus dokumen pindah memilih hingga 17 Maret 2019. “Formulir A5¬†diperuntukkan bagi pemilih yang tidak bisa pulang saat coblosan berlangsung,” ungkapnya.

Sehingga, lanjut Vicky, dengan formulir A5 tersebut, pemilih bisa menggunakan hak suaranya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) terdekat. Syaratnya, datang ke KPU terdekat atas Panitia Pemungutan Suara (PPS) dengan membawa Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) dan petugas akan melakukan pengecek di Daftar Pemilih Tetap (DPT).

“Apakah pemilih tercatat dan dilindungi hak pilihnya, jika sudah tercatat dan dilindungi maka petugas baru akan mengeluarkan formulir A5. Nantinya formulir A5 bisa ditunjukan saat proses pencoblosan, namun dalam pengurusan formulir A5 pemilih wajib datang sendiri ke KPU atau PPS terdekat,” katanya.

Sebanyak 1.007 pemilih masuk ke Kabupaten Mojokerto didominasi mereka yang berada di pondok pesantren (ponpes) atau yang sedang tugas belajar di Kabupaten Mojokerto. Yakni hampir 600 lebih pemilih, disusul pekerja. Sekadar diketahui Kabupaten Mojokerto memiliki kawasan industri yakni di Kecamatan Ngoro.

“Untuk formulir A5 yang keluar Kabupaten Mojokerto sebanyak 780 pemilih, didominasi pemilih yang ada di Lembaga Pemasyarakatan yakni sebanyak 400 orang. Jumlah permintaan pengurusan formulir A5 bisa saja berubah karena KPU masih menunggu sampai tanggal 17 Maret mendatang,” jelasnya. [tin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar